IMPT: SK Plh gubernur Papua tidak sah, segera cabut!

  • Bagikan

Manokwari, [WAGADEI] – Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Papua yang berdomisili di Manokwari, Papua Barat, dengan tegas menyatakan karena tidak sah penunjukan terhadap Dance Yullian Flassy sebagai Pelaksana Harian (Plh) gubernur Papua maka segera cabut.

Hal ini disampaikan IMPT dalam pernyataan sikap aksi mimbar bebas yang digelar pada Jumat (2/7/2021) di Manokwari.

“Kami minta bapak presiden Jokowi mohon berkenan membatalkan formulir berita dari Kementrian Dalam Negeri dan mencabut Surat Keputusan Presiden nomor 159/TPA tahun 2020 tanggal 23 September 2020, tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Pemprov Papua,” kata Panuel Mirin, koordinator aksi mimbar bebas.

Dia mengatakan gubernur Papua Lukas Enembe pada pekan lalu sudah menyampaikan bahwa keputusan itu diambil segelintir elit tertentu yang menginginkan situasi di wilayah Papua kacau.

“Untuk kepentingan apa jelas, gubernur sudah bilang sendiri. Kami mahasiswa mendukung. Maka karena jelas tidak sah, SK Plh harus segera cabut,” tegasnya.

Gubernur Papua secara konstitusi terpilih dan dipilih langsung oleh rakyat, negara mestinya menjunjung tinggi.

“Selaku Gubernur Papua saya kecewa dan menduga ada konspirasi oleh oknum tertentu secara inkonstitusional untuk menurunkan atau menjatuhkan saya ditengah jalan selaku Gubernur Papua yang sah secara konstitusi,” ujar Enembe.

Reporter: Yosea Douw

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *