FKMI-N desak Pemda Intan jaya kembalikan kantor-kantor di Nabire ke Intan Jaya 

  • Bagikan

Nabire,[WAGADEI] – Forum Komunikasi Mahasiswa Intan Jaya se-Nabire ( FKMI-N ) memdesak, Pemerintah daerah Intan Jaya segera kembalikan Kantor-kantor yang di bangun di Nabire ke daerah asal yaitu ke Intan Jaya.

 

Hal itu disampaikan ketua Forum komunikasi mahasiswa Intan Jaya (FKMI) Nabire,Yulianus Janambani kepada Wagadei.com,Rabu,[30/6/2021] di Nabire.

 

Yulianus Janambani,Ketua FKMI Se-Nabire mengatakan, Kami seluruh pelajar mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Intan Jaya, yang sedang mengenyam pendidikan dikota Nabire, meminta kepada Pemerintah kabupaten intan jaya, untuk segera tarik kembali kantor-kantor Pemda Intan Jaya yang saat ini beroperasi di Nabire.

 

” Sejak tahun 2019,beberapa Kantor-kantor dari Pemda Intan Jaya di alihkan ke Nabire karena alasan rasisme dan covid-19, maka pada kesempatan ini, kami meminta kepada Bupati dan Jajarannya, segera tarik kembali kantor-kantor Pemda Intan Jaya yang ada di Nabire, karena masyarakat Intan Jaya juga memerlukan sentuhan kasih dari pemerintah daerah,” tegas Yulianus.

 

Ia menambahkan, Situasi di Intan Jaya sudah aman dan kondusif maka pemerintah daerah stop! berkantor di Nabire. Segera angkat kaki dari Nabire, dan kembali melakukan aktifitas di Intan Jaya. Sekali lagi pindahkan kantor-kantor Pemda Intan Jaya di Nabire ke Intan jaya lagi.

 

Dalam kesempatan yang sama , Anggota Mahasiswa Intan Jaya di Nabire ,Abis Bujau menambahkan, Semua kantor yang ada di Kabupaten intan jaya sudah jadikan pos militer karena Pemerintahan telah pindah ke kabupaten Nabire bukan karena Militer yang usir pemerintah tetapi pemerintah sendiri yang pindah kantor ke kabupaten Nabire.

 

” Kabupaten intan jaya sudah di kuasai oleh militer dan semua kantor jadikan tempat tinggal bagi militer, bahkan perumahan pegawai distrik Sugapa pun sudah jadikan tempat tinggal militer sehingga itu beberapa kantor dan perumahan sudah pindah ke kabupaten Nabire pada hal kantor dan perumahan yang ada di Kabupaten intan jaya adalah milik Pegawai negeri Inta Jaya,” pungkas Abia.

 

Di tempat yang sama, Pian Bagubau, Mahasiswa Intan Jaya dari Jayapura yang sedang berlibur ke Nabire, turut mendesak pemerintah kabupaten Nabire untuk mencabut surat izin perkantoran Pemda Intan Jaya yang ada di Nabire.

 

” Kami mahasiswa kabupaten intan jaya meminta kepada, pejabat bupati Nabire,dr.Anton Mote untuk cabut surat izin perkantoran dari kabupaten intan jaya yang ada di kabupaten Nabire,” tegas pian.

 

” Apabila pemerintah kabupaten intan jaya tidak akan kembali ke kabupaten sendiri di intan jaya, berarti kami mahasiswa kabupaten intan jaya se-Indonesia akan bakar semua kantor yang ada di Nabire dalam bulan Juli atau Agustus. Kami mau, Pemerintah kabupaten intan jaya, kembali ke intan jaya dan bangun intan jaya kota tercinta kita,” ungkap Pian mengakhiri.

 

Reporter     : Martinus Komoupai Dumupa

Editor          : TFFT

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *