7 pemuda dilantik jadi Katekis di Paroki St. Petrus Mauwa

  • Bagikan

Mauwa, [WAGADEI] – Gereja di tanah Papua, khusus Katolik masih membutuhkan wajah Gereja yang mempribumi. Karya Pastor juga harus sesuai konteks Papua.

Dalam usaha ini, para pelayan atau pewarta harus dipersiapkan atau dikaderkan. Mengingat pentingnya pelayan-pelayan pribumi, Gereja Katolik di Keuskupan Timikq, Papua memulai dengan melakukan pengkaderan terhadap Katekis muda di tingkat Paroki, juga Tim Pastoral (TimPas) Paroki Mauwa, Dekenat Kamu – Mapia melakukan pengkaderan.

Sebelum dilantik, Pastor Paroki St. Petrus Mauwa, Fransiskus Utii, Pr dan TimPas Paroki Mauwa dan juga sebagai TimPas Keuskupan Timika, Diakon Markus Auwe bersama Dewan Paroki setempat menjalankan pembinaan bagi calon Katekis di tingkat Komunitas Basis (KomBas).

“Ada tujuh orang yang dipersiapkan selama satu tahun yakni sejak 25 Juni 2020 hingga 25 Juni 2025. Tanggal 25 Juni 2021 dilantik menjadi Katekis yang ada bersama umat di tingkat Komnas,” kata Diakon Markus Auwe usai pelantikan.

Mereka yang dilantik oleh Pastor Paroki St. Petrus Mauwa, P. Fransiskus Utty Pr kata dia yakni Katekis Emanuel Tebai St. Fransiskus Asisi Digikaimani, Katekis Kristianus Tebai dan Isodorus Tebai di Komnas Hati Kudus Yesus Moma, Melkias Anouw, Melkias Dogomo dan Sebastianus Tebai di KomBas St. Mikael Dadiyaiwatiya, Katekis Yance Goo di KomBas St. Yohanes Pemandi Diyopo.

“Kami melakukan ini juga sebagai pengkaderan sekaligus pelantikan para Katekis ini adalah agar menjadi Paroki penabur benih,” ujarnya.

Dewan Paroki St. Petrus Mauwa, Saverius Adii mengatakan pengkaderan Katekis agar menjadi tuan di atas tanahnya sendiri.

“Para Katekis yang dilantik anutias menerima tugas mulia itu untuk menjadi Katekis di tingkat KomBas untuk membantu Paroki dalam melayani umat secara lebih intensif dan kontinu,” ujar Adii. [*]

Reporter: Marius Goo
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *