Sekda Papua: Otsus tetap dilanjutkan!

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Sekretaris Daerah [Sekda] Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy mengatakan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus [Otsus] di Provinsi Papua tetap dilanjutkan sekalipun banyak pihak menolak.

“Otsus bagi Provinisi Papua jalan saja, dan itu sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2001,” kata Sekda Papua, Dance Yulian Flassy, Rabu, [23/6/2021].

Falssy menegaskan, pemerintah pusat bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi tingkat daerah secara bijaksana.

“Kalau di tingkat daerah bisa selesai, kita berharap bisa diselesaikan di tingkat pemerintah pusat dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Menurutnya, bersama Otsus tetap menjaga kebudayaan di Papua di dalam bingkai NKRI secara utuh. “Intinya adalah kita jaga kultur Papua dan keutuhan NKRI.  Ini yang penting dari segala-galanya,” katanya.

Sementara dilansir Jubi, mayoritasfraksi di DPR RI berjanji akan memperjuangkan draf hasil kajian Otsus dari Tim DPR Papua.

Draf itu telah diserahkan Tim DPR Papua kepada delapan fraksi di DPR RI, selama melakukan lobi politik dalam tiga hari terakhir.

Hasil kajian Otsus, Pansus Otsus DPR Papua diserahkan bersama pendapat setiap fraksi dewan, dan aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan ke DPR Papua.
Fraksi terakhir yang ditemui Tim DPR Papua adalah PKS, Rabu (23/6/2021).Mayoritas fraksi di DPR RI berjanji akan memperjuangkan draf hasil kajian Otsus dari Tim DPR Papua.

Draf itu telah diserahkan Tim DPR Papua kepada delapan fraksi di DPR RI, selama melakukan lobi politik dalam tiga hari terakhir.

Hasil kajian Otsus, Pansus Otsus DPR Papua diserahkan bersama pendapat setiap fraksi dewan, dan aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan ke DPR Papua.
Fraksi terakhir yang ditemui Tim DPR Papua adalah PKS, Rabu, [23/6/2021].

Dalam pertemuan itu, Tim DPR Papua yang dipimpin Wakil Ketua I, Yunus Wonda ditemui anggota Fraksi PKS, Junaidi Auly.

Anggota Pansus revisi UU Otsus di DPR RI itu mengatakan, PKS selalu membuka ruang aspirasi. Apapun aspirasi dari masyarakat, akan diperjuangkan sesuai mekanisme.

“Kami selalu menampung aspirasi, mendiskusikannya, dan memperjuangkan aspirasi itu jika memang sangat penting untuk rakyat, termasuk terkait aspirasi pembahasan RUU Otsus,” kata Junaidi Auly. [*]

Redaksi

 

 

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *