Ketua KNPI Dogiyai ungkapkan Sonny Wanimbo adalah lulusan Unas Jakarta

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia [KNPI] Kabupaten Dogiyai, Papua, Bernardo Boma mengungkapkan, Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny Wanimbo merupakan lulusan murni dari kampus Universitas Nasional (Unas) Jakarta.

“Saya adalah sahabatnya Sonny Wanimbo sewaktu mahasiswa hingga kini. Jadi saya tahu Ketua DPRD Tolikara itu dulu kuliah di Universitas Nasional Jakarta, bukan di Universitas Warmadewa Bali yang disebutkan oleh Satgas Nemangkawi itu,” ujar Bernardo Boma melalui keterangannya, Senin, [21/6/2021].

Bernardo Boma juga membantah bahwa Sonny Wanimbo bukan ketua Ikatan Mahasiwa Pegunungan Tengah, namun ia pernah menjabat sebagai ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiwa Tolikara di Jakarta.

“Kalau Satgas Nemangkawi bilang Sonny pernah jadi ketua mahasiwa pegunungan tengah itu pembohongan publik, sebenarnya dia pernah jadi ketua mahasiwa Tolikara di Jakarta. Saya tahu itu, kami selalu sama-sama di Jakarta saat kuliah,” katanya.

Boma menegaskan, pihak Satgas Nemangkawi melakukan pembohongan publik dengan menyebutkan latar belakang pendidikan dan organisasi yang pernah digeluti oleh Ketua DPRD Tolikara saat kuliah.

Ia menegaskan, Satgas Nemangkawi menyebutkan nama dan jabatan Ketua DPRD Tolikara juga tanpa melalui proses SOP seperti tanpa adanya saksi atau ditangkap hingga masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Pihak Kepolisian jangan hanya menyebutkan Ketua DPRD Tolikara memberikan sejumlah uang kepada Neson Murib tanpa bukti foto, video dan bukti lainnya,” ungkapnya.

Cara Kepolisian itu, ia mengatakan dengan menyebutkan nama Ketua DPRD Tolikara mengarah pada pembunuhan karakter pemimpin muda dan aset Provinsi Papua dan bangsa Indonesia.

Ia berharap untuk menjaga keutuhan negara terutama menjaga kredibilitas kinerja Satgas Nemangkawi, seharusnya Kepolisian segera memanggil Sonny Wanimbo guna mengklarifikasi dugaan tersebut.

Sebelumnya, Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi, Rabu (18/6) kepada CNN Indonesia mengatakan Ketua DPRD Tolikara Sonny Wanimbo telah memberikan uang tunai senilai Rp 370 juta pada pertengahan April 2021 lalu di salah satu hotel di wilayah Jayapura kepada Neson Murib.

Sonny diduga merupakan teman kuliah Neson Murib di salah satu universitas di wilayah Denpasar, Bali.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny Wanimbo membatah tak mengenal Neson Murib bahkan tak pernah memberikan uang kepada Neson cs.

“Saya sama sekali tidak kenal Neson Murib, secara pribadi juga tidak kenal. Apalagi dalam pemberitaan di media kami kuliah sama-sama di Bali itu tidak benar, saya kuliah di Universitas Nasional (Unas) Jakarta sampai sekarang di kampus yang sama saya terdaftar sebagai mahasiswa Pascasarjana,” kata Sonny Wanimbo kepada wartawan pada sesi jumpa pers di Abepura, Kota Jayapura, Sabtu, (19/6/2021).

Atas pemberitaan itu, ia menegaskan Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi telah menyebarkan informasi yang berbauh pencemaran nama baik secara pribadi dan maupun secara kelembagaan sebab dicantumkan kapasitas sebagai pimpinan DPRD Tolikara. [*]

Reporter: Yulianus Magai

Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *