70 siswa TK St. Theresia Kecil Moanemani diwisudakan

  • Bagikan

Dogiyai, [WAGADEI] – Sebanyak 70 siswa dan siswi TK St. Theresia Kecil Moanemani, Kabupaten Dogiyai ditamatkan pada Sabtu, [12/6/2021].

 

Keceriaan mereka mewarnai acara wisuda yang dilangsungkan dari jam 09.00 WP sampai selesai. Kesempatan itu dihadiri para orangtua, perwakilan pemerintah dari Dinas Pendidikan, tamu dan undangan dengan antusias mengikuti acara wisuda ini. Semua terbawa dalam suasana gembira dan bahagia.

 

P. Hendrik Nahak, OFM, Pastor Paroki St. Maria Imaculata Moanemani melalui doanya memohonkan kehadiran Roh Kudus dalam acara wisuda, anak-anak TK adalah rahmat atau buah dari cinta orang tua.

 

“Cinta orangtua menhadirkan anak-anak yang akan melangsungkan pengukuhan melalui wisuda,” katanya dalam doa.

 

Ketua Panitia, Emanuel Giyai mengatakan kepanitian dibentuk oleh orangtua dari siswa dan siswi TK tersebut untuk terselenggaranya kegiatan ini.

 

Sekaligus mewakili orangtua, ia menyampaikan sukacita dan kegembiraa. Ia juga memohon maaf kepada pengajar TK jika selama proses berlangsung, karang lebih dua tahun jika orangtua dari anak-anak TK telah membuat tidak nyaman.

 

 

“Wisuda ini adalah bentuk dari apresiasi sekaligus terima kasih kami kepada anak-anak dan para orang tua siswa karena telah mempercayakan TK ini untuk mendidik anak-anak,” kata Giyai.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dogiyai, yang diwakili oleh mantan Kepala Dinas Pendidikan, Andres Yobee mengatakan pentingnya pendidikan. Pasalnya harus diawali dari masa kecil, yakni bayi pranatal dan pra sekolah.

 

“Pendidikan di TK penting untuk memudahkan anak dapat menyesuaikan diri di jenjang pendidikan selanjutnya,” kata Yobee.

 

Ia juga menghimbau kepada orangtua harus memberikan asupan yang baik kepada anak, sejak anak dalam kandungan.

 

“Orangtua harus berlaku baik selama anak dalam kandungan. Sebab orangtua adalah pendidikan pertama dan terutama di sekolah,” ucapnya.

 

Ketua Yayasan Pendidikan dan Persekolah Katolik [YPPK] Tillemans di Dogiyai, Petrus Dogomo mengatakan pentingnya peranan orangtua dalam mendampingi anak.

 

Di rumah kata dia, orangtua harus mampu mengajar anak-anak menjadi pribadi yang beriman.

 

“Keluarga akan melahirkan anak yang kelak akan menjadi pastor, suster, pilot, dokter, dan sebagainya. Jadi semuanya dimulai dari pembinaan di keluarga inti,” kata dia.

 

 

Kepala Sekolah TK St. Theresia Kecil, Tresia Leisubun mengatakan mengajar anak di jenjang TK amat tidak mudah. Soalnya, harus mengajar anak-anak dengan latar belakang karakter yang berbeda-beda.

 

“Kami mengajar mereka dari yang paling tidak tahu. Mengajar mereka mengenal huruf, menulis huruf juga angka sekaligus menulis angka dengan eja-eja,” katanya

 

Menurut dia, bahkan ada siswa yang masih belum tahu memegang pensil bahkan pihaknya melatih agar mereka dapat memegang pensil dan dapat menulis.

 

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan wisuda, foto bersama, doa penutup dan resepsi bersama. [*]

 

 

Reporter: Marius Goo

Editor: Uka Daida

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *