Revitalisasi nilai Pancasila, Prodi PPKn Uncen gelar seminar

Jayapura, [WAGADEI] – Komisariat progam studi [Prodi] PPKN FKIP Universitas Cenderawasih [Uncen], gelar seminar sehari. Kegiatan itu dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila tahun 2021.

Kegiatan itu dengan thema “revitalisasi nilai nilai pancasila bagi generasi muda” ini gelar di aula FKIP Uncen, Jumat, [11/6/2021]. Bahkan diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi PPKn sebannyak 56 orang.

Ketua Prodi PPKn Senalince Mara mengatakan melalui seminar  mahasiswa PPKn bisa menjadi contoh yang baik di kampus agar peserta berperi laku entah karakter baik kepada mahasiswa-mahasiswa yang lain.

Menurutnya, juga saat mahasiwa berada di luar kampus berperi laku yang entah karena generasi saat in milenial.

“Itu kita harapkan dengan kegiatan ini bisa membangkitkan anak muda yang bertanggung jawab karena generasi muda adalah harapan bagi Papua,  mahasiswa Prodi PPKn ini jadi guru nanti. Ya mereka bisa mendididk anak anak papua yang ada di tanah Papua,” kata  Senalince.

Lanjut dia, mahasiswa harus kuliah dengan baik, menghargai jeri payah  orangtua  jaga diri jauhi dari  pengaruh narkoba dan Miras pergaulan bebas supaya nanti jadi oang yang berbobot.

Dosan PPKn, Dr. Petrus Irianto setalah   menyelesaikan studi di kampus tersebut akan menjadi guru yang sukses.

“Ya maka itu jadilah guru yang baik teladan bagi orang lain. Dan binalah anak-anak Papua dengan baik, tidak hanya anak-anak muridnya. Juga teladan bagi masyarakat setempat yang ia berada, karena mahasiswa saat ini adalah harapan besar bangsa Papua,” harapanya.

Semenrata itu, ketua komisariat PPKn, Manis Dapla mengaku pimpinan fakultas tak lupa juga kepada seluruh mahasiswa yang selalu aktif dalam kegiatan apapun di kampus.

“Untuk membangun generasi Papua, tentu membutuhkan guru yang handal, guru yang handal itu adalah kita yang saat ini berada di bangku kuliah. Ya harapan kami mahasiswa terus aktif dalam setiap kegiatan yang kami andalkan di kampus maupun di luar dari kampus,” katanya.

Pemateri Wilius Kogoya mengatakan Papua menjadi daerah kapitalis, namun semua pihak harus menjaga nilai-nilai Pancasila yaitu budaya Indonesia seperti kasih, sayang saling berbuat baik sesama manusia. [*]

Reporter: Yulianus Magai

Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares