Swiping libatkan TNI, masyarakat Nabire mengaku takut

Nabire, [WAGADEI] – Masyarakat di Nabire mengeluhkan swiping motor dan mobil yang dilakukan Kepolisian setempat beberapa hari terakhir. Keluhan swiping ini, pasalnya berturut-turut dan melibatkan aparat TNI.

“Sudah swiping tiap hari, terus swiping juga dengan TNI. Ini maksudnya apa? Kami rasa takut,” ujar salah satu warga Nabire yang tak bersedia dimediakan namanya kepada wagadei.com, Jumat (4/6/2021) di Nabire.

Menurutnya, melakukan swiping motor dan mobil seperti diketahui adalah tugas Polisi. Namun bertujuan dan bermaksud apa hingga melibatkan TNI.

“Sudah begitu, swiping tidak dalam kota saja, luar kota di jembatan Wadio Atas lagi. Ini maksudnya apa, biasanya kan dalam kota. Cara swiping begini bikin kami masyarakat Nabire takut,” ungkapnya.

Swiping dalam kota dilakukan di pantai Nabire atau yang sebelumnya disebut pantai Maf.

“Di Wadio Atas itu luar kota. Sekarang kalau terjadi hal-hal tidak diinginkan dilakukan oleh aparat keamanan karena masyarakat bawa alat tajam seperti parang, pisau, kapak, anak panah dan lain-lain saat pergi ke kebun atau hutan, ini kan bahaya, bisa di apa-apakan. Apalagi TNI itu watak mereka kasar, terus tidak tahu yang namanya kompromi,” bebernya.

Untuk mengantisipasi tidak terjadi hal-hal demikian, ia meminta Penjabat Bupati Nabire agar menegur aparat keamanan dengan cara menertibkan swiping seperti biasanya.

“Lakukan swiping seperti biasa, tidak libatkan TNI dan tidak swiping luar kota, ini yang kami harap. Kami minta Pj. Bupati bisa ingatkan mereka [polisi]. Masalahnya kami lihat sudah berlebihan,” harapnya.

Terpisah, seorang mama Papua, warga Bumi Wonorejo, Nabire, juga membenarkan bahwa beberapa kali pergi berkebun pakai ojek lewat Wadio merasa takut dengan adanya swiping.

“Polisi saja takut, apalagi dengan tentara, bikin takut sekali. Sekarang mama akan tunggu sampai swiping sudah tidak ada baru pergi ke kebun,” kata mama yang juga tak mau namanya disebutkan kepada wagadei.com, (4/6/2021), seraya berharap situasi tersebut cepat berlalu.

Reporter: Yudas Magai

Editor: Glow

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares