PHP Dev Cloud Hosting

LDAM-KD apresiasi tinggi dua Inbup Bupati Dogiyai

  • Bagikan

Dogiyai, [WAGADEI] – Lembaga Dewan Adat Mee Kamu, Mapiha dan Piyaiye (Kamapi) kabupaten Dogiyai (LDAM-KD) mengapresiasi tinggi kebijakan dua instruksi bupati (Inbup) yang dikeluarkan bupati kabupaten Dogiyai Yakobus Dumupa tak lama ini.

Dua Inbup tersebut yakni, pelarangan beraktifitas, membuka toko, kios dan  bepergian pada hari Minggu pukul 06.00 – 14.00 WIT dan pelarangan mensuplai dan menjual sayur mayur dari luar kabupaten Dogiyai ke kabupaten Dogiyai. Hal ini diapresiasi sekertaris Dewan Adat Mee, Alexander Pakage, Senin (17/5/2021), di Mowanemani.

“Kami mengapresiasi bapak bupati karena dua kebijakannya ini pas, bertepatan dengan aksi damai mengenai pelarangan miras yang sudah kami lakukan untuk menyepakati beberapa hal konsekuensi bagi yang menjadi sponsor, pemasok, penyedar, penjual dan yang konsumsi,” kata Pakage kepada wagadei.com.

Tepat, menurutnya karena rakyat di Dogiyai bermayoritas beragama kristen. Dan tepat untuk pelarangan mensuplai sayur dan buah-buahan karena Dogiyai adalah salah satu daerah lumbung sayur mayur dan buah-buahan di daerah pegunungan Meepago.

“Pihak manapun dan siapapun yang akan datang ke Dogiyai tidak perlu khawatir dengan saya makan apa atau minum apa?. Disini gudang makanan, minuman, sayur dan buah-buahan. Di wlayah adat Kamapi, seluruhnya tanahnya subur. Masyarakat selalu menjual apa saja, keladi, petatas, sayur, buah dan bahkan segala jenis daging. Yang perlu bawa dari luar Dogiyai itu, uang saja. Di Dogiyai segalanya sudah ada,” imbuhnya.

Pada kesempatan sama, ketua Lembaga Dewan Adat Mee Kamapi kabupaten Dogiyai, Germanus Goo, harapkan Bupati Dogiyai setelah libur lebaran dapat segera membentuk tim pemberantasan miras dan tim pelarangan mensuplai sayur-mayur.

“Tujuannya supaya kedepan tim ini bisa terus menjaga dan mengawasi. Dan kalau tim ini dibentuk harus ambil semua perwakilan dari berbagai komponen seperti dari pemerintah, DPRD, Pol PP, TNI/Polri, Dewan Adat dan serta dari 18 organisasi yang ada. Ini dalam rangka menjalin kerja sama menuju Dogiyai aman, damai dan bahagia,” pinta Goo

“Kami juga mengharapkan agar ketiga hal yaitu miras, beraktifitas pada jam ibadah dan mensuplai sayur mayur hasilnya dapat dirasakan semua komponen. Kenapa? Karena hal-hal ini bukan warisan orang Kamapi,” pungkasnya.

Reporter: Yulianus Magai

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *