Kesehatan dan Keselamatan Victor Yeimo jadi prioritas Satuan Brimob

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Wakil Komandan Satuan Brigadir Mobil Kepolisian Daerah (Wandansat Brimob Polda) Papua, AKBP Soeroso menegaskan, pihaknya telah berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan juga keselamatan terhadap tersangka Victor Yeimo yang ditangkap oleh Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi pada Minggu, (9/5/2021) sore di sekitar Tanah Hitam Abepura, Kota Jayapura.

“Tugas kami terhadap saudara Victor Yeimo adalah menjaga kesehatannya dan juga menjaga keselamatan dia selama ada di sini (Rutan Mako Brimob). Dan itu komitmen utama kami, kami bertanggungjawab atas kesehatannya,” ujar AKBP Soeroso di ruang kerjanya saat tatap muka terbatas antara tersangka Victor Yeimo, Ketua Fraksi Otsus DPR Papua John NR Gobai dan Pdt Niko Degei anggota Pokja Adat MRP, Selasa, (18/5/2021).

Buktinya, kata Soeroso, selama ini pihaknya memperlakukan dengan baik seperti menjemur badan di bawah terik matahari pada pagi hari, mandi secara rutin dan tempat tidur.

“Hampir tiap pagi kami dampingi dia (Yeimo, cs) untuk jemput badan pada matahari hari. Pokonya itu tugas kami, jadi bapa, ibu semuanya jangan kwartir dengan keberadaan saudara Victor di sini. Dia aman,” katanya.

Menurut dia, pihaknya melakukan itu sekalipun yang bersangkutan adalah tahanan Polda Papua.

“Dia memang tahanan Polda. Nah, untuk soal makan dan minum itu jadi tanggungan Polda melalui Reskrim, mereka yang biasa antar ke sini,” ujarnya.

Hal itu dibenarkan oleh tersangka Victor Yeimo. Menurut dia, hanya keberatan dua hal yakni makanan yang dibawa oleh Polda kepadanya sangat tidak layak dikonsumsi dan kesepian lantaran hanya seorang diri dalam rutan tersebut.

“Makanan itu biasa diantar oleh Polda, tapi saya kira tidak layak saya makan. Karena nasi itu keras dan dicampur dengan sambal yang pedis. Jadi saya ini ada riwayat penyakit maag, kalau saya makan itu, teras sakit sekali” ungkap Victor Yeimo.

“Saya juga kadang hampir stress karena rutan besar ini cuma saya seorang diri. Tak ada teman yang ajak cerita-cerita, wah seolah-olah tembok ini jadi teman. Artinya, jika memang ada tahanan lain di rutan Polda bisa pindahkan ke sini supaya ada teman cerita untuk hilangkan kebosanan ini,” kata dia. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *