Lantaran tidak pakai masker, seorang pemuda “dikeroyok” satpam RSUD Nabire

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Seorang pemuda dipukul babak belur beberapa security Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Nabire, Minggu (16/5/2021), di pos penjagaan, Siriwini, Nabire. Akibatnya kepala pemuda tersebut terkena luka cukup parah mengeluarkan darah banyak.

Pemuda tersebut bernama Hengki Egukopa. Kepada wartawan, Hengki mengaku ia dipukul secara dikeroyok oleh beberapa security yang berjaga pada saat itu.

Dikatakan, ia dipukul lantaran hanya karena tidak memakai masker saat mengunjungi orang tua angkatnya yang sakit.

“Saya dipukul karena tidak pakai masker. Saya, mereka keroyok sampai kepala saya luka. Waktu itu darah keluar banyak sekali,” ucapnya beri keterangan, Senin (18/5/2021).

Dari keterangan diceritakan, ketika mau masuk kedalam rumah sakit ia ditegur para satpam untuk pakai masker karena memang tidak memakai masker. Melihat para satpam yang tegur tidak memakai masker, ia melawan dengan berkata “kalian sendiri tidak pakai masker baru bilang orang pakai masker itu bagaimana. Kasih contoh dulu.” Tidak terima dibilang begitu, ia langsung dikeroyok para satpam hingga kepalanya luka.

“Saya merasa saya tidak salah karena mereka tidak kasih contoh pakai masker terus langsung pukul saya. Karena kalau mereka pakai masker, tidak mungkin saya melawan,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, ia meminta pengurus rumah sakit untuk menegur dan bila perlu memecat para satpam tersebut. Menurutnya, karena selain bikin cemar nama baik, telah ciptakan masalah di lingkungan rumah sakit yang seharusnya dijaga.

“Mereka ini bukan pengaman, mereka pemukul yang ada. Pihak rumah sakit harus tegur, bila perlu pecat. Satpam macam apa yang ciptakan masalah sendiri di tempat yang dia jaga. Satpam kah satpam?,” kesalnya.

Reporter: Musa Dumukoto dan Yudas Magai

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *