Kembali rasis terjadi, seorang mama Papua di Nabire dikatai monyet

Nabire, [WAGADEI] – Ujaran rasis mengucap kata nama hewan monyet yang kerap menimpa orang Papua dari orang Indonesia, kembali terjadi di Nabire, Papua, pada Jumat (14/5/2021) malam. Ujaran itu dilakukan seorang tukang ojek pendatang kepada seorang ibu orang Papua dengan mengatai monyet sebanyak tiga kali.

Hal ini dilaporkan langsung Marselus Magai, saudara korban, kepada wagadei.com, Jumat (14/5/2021), usai saudarinya ceritakan. Kejadian itu, cerita Marselus sesuai keterangan dari saudarinya;

Istri dari Folce Butu ini naik ojek dari KPR bertujuan ke Wonorejo. Sesampai di Wonerejo, saudarinya bayar apa adanya, kemudian mas ojek bilang uang kurang tetapi saudarinya pergi begitu saja. Tidak terima mas ojek berteriak “Monyet orang Papua ” sebanyak tiga kali.

Karena tidak terima juga saudarinya melapor suaminya Folce. Folce keluar dan memukul si pengojek. Si pengojek lari meninggalkan motornya.

Lima belas menit kemudian, saudarinya dan suaminya dikagetkan dengan mobil Sabara Polisi tiba tempat kejadian perkara (TKP). Setelah tiba polisi langsung kembalikan motor ke pelaku.

“Besok bicara dari kantor Polres Nabire,” kata Polisi tiru Magai, saat mau pergi kepada Folce dan istrinya.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 07.06 WIT, tepat di depan SMP N2 Bumi Wonorejo. Nama pelaku belum diketahui. Motor milik pelaku, motor Juviter dengan nomor plat polisi: PA 4550 KN.

Magai katakan pelaku tersebut harus mendapat pembinaan khusus dari Polisi agar tidak mengulang kelakuannya mengingat rasis di Nabire aman.

“Monyet itu hewan. Kami orang Papua manusia yang diciptakan Tuhan Allah serupa gambar dengan-Nya,” pungkasnya

Reporter: Norbertus Douw

Editor: Glow

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares