Jurnalis di Jayapura harap jaringan internet yang putus cepat pulih

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Kabel optik bawah laut Sulawesi Maluku Papua Cible System (SMPCS) ruas Biak – Jayapura alami putus akibatkan layanan jaringan tiga daerah di Papua yakni kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan kabupaten Sarmi, lumpuh total.

Namun, kerusakan pada Jumat (30/4/2021) malam pekan lalu, sekitar pukul 21.30 WIT itu, kini sudah berangsur membaik. Hal itu dengan dinormalkannya komunikasi menggunakan suara dan pesan singkat (SMS) oleh pihak Telkom Papua, Sabtu (1/5/2021).

Akan tetapi untuk jaringan internet hingga sekarang masih lumpuh total. Diperkirakan, perbaikan untuk menormalkan kembali akan memakan cukup waktu sekitar satu bulan, yakni hingga awal bulan Juni mendatang.

“Untuk sementara hanya bisa telepon dan SMS saja,” kata kepala Telkom Papua, Sugeng Widodo, seperti dikutip Antara, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Sugeng, itu dikarenakan perbaikan pada kerusakan berada di titik kedalaman laut 36 km itu membutuhkan kapal khusus untuk mengangkat kabel dari dasar laut.

“Mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya.

Pujo Pramono, Vice President Corporate Communication Telkom Indonesia, Rabu (5/5/2021), mengatakan Telkom akan mempercepat pemulihan hingga semua layanan grup Telkom di Jayapura bisa diakses kembali.

“”Kami terus berupaya untuk mempercepat pemulihan layanan Telkom Group di Jayapura. Setelah layanan suara dan SMS yang sudah beroperasi normal, saat ini layanan internet IndiHome sudah mulai pulih secara bertahap dan terbatas, begitu juga dengan layanan data Telkomsel,” ujar Pujo, dilansir iNewsPapua.id.

Penyebab putusnya kabel laut fiber optic tersebut diduga karena faktor alam. Namun, Telkom baru dapat melakukan identifikasi lebih lanjut penyebab setelah pengangkatan kabel dari laut.

“Kami akan terus mengupayakan dan memprioritaskan percepatan agar kualitas layanan bisa segera kembali normal. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses recovery dapat berjalan lancar,” kata Pujo.

Kondisi ini dibenarkan pemimpin redaksi (Pimred) wagadei.com, Abeth You, yang kini masih berada di Jayapura, Kamis (6/5/2021), melalui pesan WhatsApp.

“Di Jayapura jaringan susah diputuskan, amat tidak baik, kami semua tiba-tiba jadi mono. Ini juga saya paksa pake 2G. Kalau 4G tidak bisa,” ujarnya.

Pria asal danau Tage, Epouto, Paniai, yang juga jurnalis di Jubi ini berharap pemerintah yakni pihak Telkom Indonesia dapat segera menormalkan jaringan internet seperti jaringan komunikasi suara dan SMS.

“Kirim berita paling setengah mati. Harap pemerintah normalkan cepat,” harapnya singkat.

Reporter: Glow

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *