Peneas Kayame terpilih menjadi ketua asrama Kerith Jayapura

Jayapura, [WAGADEI] – Asrama Kerith Abepura, Kota Jayapura milik Gereja Kemah Injil [GKI] Kingmi di Tanah Papua menggelar musyawarah besar [mubes] ke VIII pada Sabtu, [8/5/2021].

Pada mubes itu Peneas Kayame terpilih menjadi ketua asrama Kerith dengan suara 22 suara masa bakti 2021-2022, sedangkan calon lainnya adalah Agustinus Iyai memiliki 12 suara dari total 34 suara.

Ketua tim formatur, Agus Gobai mengatakan, pada kesempatan itu pihaknya mengusung tema pemimpin yang hebat adalah rendah hati. Menurut dia, guna menyukseskan acara itu pihaknya telah bekerja keras selama dua pekan sejak 19 April hingga 6 Mei 2021.

“Untuk sukseskan acara ini kami jalankan iuran wajip, sumbangan sukarela, dan pembatasan Alkitab. Sehingga, berdasarkan sumber-sumber dana ini, maka pada hari ini kami melaksanakan mubes ke VIII dengan aman dan lancar,” kata Agus Gobai.

Ia bahkan enggan mengumumkan rencana pelantikan, pasalnya pihaknya harus susun struktur organisasi terlebih dahulu.

Pembina asrama Kerith, Petrus Gobai mengatakan, berorganisasi dalam asrama merupakan tempat untuk belajar untuk melangkah ke sejumlah organisasi yang lebih besar.

“Kalian harus mengambil bagian, dari situlah akan terbentuk, baik itu spritual, skill, dan penyampaian kata. Itulah yang menjadi sebuah pondasi untuk menuju pada organisasi-organisasi resmi,” kata Gobai.

Pengurus demisioner asrama Kerith, Apner Degei, pihaknya akan mendukung semua program yang akan dilakukan oleh pengurus baru sebab baginya kepentingan penghuni dan sekaligus menjalankan misi GKI Kingmi di Tanah Papua.

“Pengurus baru terpilih agar tetap pegang teguh pada tata tertib yang ada di asrama Kingmi Kerith, dan menjadi pelajaran buat badan pengurus baru, bahwa apa yang kami buat yang baik dilanjutkan, tetapi yang tidak baik ditinggalkan,” katanya berharap.

Ia bahkan mengucapkan selamat buat badan pengurus baru yang terpilih untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan visi dan misi yang telah disampaikan.

“Kami juga sangat mengapresiasi kepada panitia formatur, kurang lebih dua minggu mereka bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini, itu sangat luar biasa,” ujarnya. [*]

Reporter: Yason You
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares