Gereja KINGMI Kopabaida, Paniai resmikan Pastori dan lakukan peletakan batu

Paniai, [WAGADEI] – Gereja KINGMI Agabarat Jemaat Imanuel Kopabaida, kampung Kopabaida, distrik Ekadide, Paniai, melakukan dua acara sekaligus Kamis [22/4/2021], peresmian rumah Pastori dan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja baru.

Selain peserta acara, Badan Pengurus Klasis Agabarat, para Hamba Tuhan, Jemaat, tamu undangan apikopa, hadir juga simpatisan.

Kedua acara mengambil sorotan thema: “Sesudah tiga tahun menjalan tiga bulan pekerjaan rumah Pastori telah selesai, tentang Pentabisan Rumah Allah untuk membangun diatas Yesus Kristus kita buka dan diresmikan” Hagai, 1:15, Esra 6: 14-17, Petrus 2:5. Dan sub thema: “Yesus kidi ini makodogai ugupugu duba kouya, gabokiyake topi” Efesus 2:19-22, Ugamana:100:1-5, itu diawali ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Ben Nawipa, S.Th.

Ketua panitia acara, Yohana Pigome, usai ibadah dalam laporan pertanggungjawaban menyampaikan jumlah dana yang dihabiskan untuk bangunan rumah Pastori keseluruhan sebanyak Rp 874.535.000.

“Itu jumlah sumbangan baik dari dana maupun bahan bangunan. Untuk itu, semua yang telah sumbang dana, bahan, tenaga, waktu dan pikiran selama proses pembagunan rumah Pastori tanpa terkecuali kami sampaikan banyak terimakasih. Tuhan Yesus berkati lebih berlipat,” ucapnya.

Acara kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama pembagunan gedung gereja baru. Sebelum proses peletakan batu sebanyak 12 buah batu, badan pengurus Klasis mengalasnya dengan bacakan beberapa pokok ayat.

Usai itu lanjut acara aksi Ebamukai [sembarangan sukarela] untuk menyokong pembagunan gedung gereja baru. Hasil terkumpul sebanyak Rp 43.750.300.

Ketua panitia pembangunan rumah Pastori, Selpianus Tenouye, menyampaikan panitia pembangunan rumah Pastori dibentuk tahun 2018 sampai selasai 2021

“Bapak Ibu yang telah korban uang dan bahan bangunan sekali lagi kiranya Tuhan membalas,” imbuhnya.

Badan pengurus Klasis, Pendeta Yulius Degei, menyampaikan dikiranya rumah Pastori kayak rumah kediaman Bupati namun ternyata kediaman Hamba Tuhan.

“Maka saya pesan agar Pastori ini dijaga dan rawat baik,” harapnya.

Ketua panitia pembangunan gereja Jemaat Imanuel, Piet Hendrik Nawipa, menyampaikan peletakan batu selesai merupakan awal dari pembagunan gedung gereja maka semua harus bersatu bergandengan tangan untuk menyukseskan kegiatan pembagunan Gereja.

Terakhir mewakili pemerintah distrik Ekadide Jermias Nawipa, menyampaikan pemerintah distrik Ekadide akan ikut mendorong dalam proses pembangunan baik secara administrasi maupun donatur lainnya.

Reporter: Yohanes Iyowogi Nawipa

Editor: Glow

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares