PHP Dev Cloud Hosting

PMKRI Jayawijaya, NKRI segera buka akses untuk Gubernur Papua berobat ke luar Negeri

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Dewan pimpinan Cabang,perhimpunan Mahasiswa Katolik republik Indonesia [DPC PMKRI],Cabang Jayawijaya menggelar aksi damai, menuntut pemerintah republik indonesia membuka akses sebebasnya-bebasnya untuk Gubernur Papua,Lukas Enembe,berobat ke luar negeri.

Aksi demonstrasi damai di gelar di,kantor otonom dan kantor bupati Jayawijaya, Wamena,kamis[15/4/2021].

Ketua PMKRI Jayawijaya,sekaligus penanggung jawab aksi,Arianus lokobal kepada wagadei.com via telpon menjelaskan,” Aksi ini murni, menuntut negara Indonesia buka akses sebebas-bebasnya untuk bapa gubernur,Lukas Enembe, supaya berobat keluar negeri,agar ia tetap sehat dan terus melaksanakan tugas kenegaraannya,”pungkasnya.

Lokobal juga sangat menyayangkan sikap negara Indonesia,yang terkesan lebih mementingkan kepentingan negara dibanding kesehatan orang nomor satu di Papua.

“ Semua orang di Indonesia dan Papua khususnya, sudah mengetahui perkembangan kesehatan bapa gubernur tapi justru negara ini, terkesan mementingkan urusan negara dibanding kesehatannya yang semakin buruk.jadi, kami menuntut negara melalui Kementerian dalam negeri dan kementerian luar negeri untuk buka akses sebebas-bebasnya untuk bapa gubernur berobat ke luar negeri, karena kalau kesehatannya baik maka urusan negara pun akan semakin lancar,” jelas lokobal.

Berikut ini pernyataan sikapnya;

  1. PMKRI menuntut dengan tegas kepada NKRI untuk bebaskan Gubernur Papua untuk berobat ke luar negeri.
  2. Seluruh pejabat eksekutif dan legislatif di pemerintah provinsi Papua untuk mendukung bapa gubernur provinsi Papua berobat ke luar negeri.
  3. Menuntut tenaga medis di provinsi Papua untuk melayani secara profesional dan manusiawi kepada masyarakat Papua.
  4. Menuntut dengan tegas kepada TNI/POLRI segera bertanggung jawab atas tindakan terhadap gubernur Papua pada saat hendak berobat ke PNG.
  5. Menuntut dengan tegas kepada pemerintah pusat,jangan salah menilai gubernur Papua karena gubernur Papua adalah perpanjangan tangan dari pemerintah pusat
  6. PMKRI sangat peduli kesehatan Bapa Gubernur maka tolong Pemerintah pusat buka akses.
  7. PMKRI menuntut tokoh-tokoh agama di Papua untuk mendoakan kesehatan bapa gubernur Papua.
  8. PMKRI menuntut Kemendagri dan kemenlu untuk buka akses keluar negeri supaya bapa gubernur bisa berobat.
  9. PMKRI menuntut dengan dasar yang dimuat dalam undang-undang tentang hak asasi manusia
  10. Hak atas pasien yang termuat dalam UU.Kes No.23 tahun 1992 tentang kesehatan

Demikian pernyataan sikap ini dibuat,atas kerja sama dari semua pihak kami ucapkan Terimakasih.

Koordinator Lapangan :

  1. Hernimus Asso
  2. Manase hisage
  3. Ketan yelipele

Penanggung jawab aksi,

Ketua Presidium PMKRI Jayawijaya

Arianus Lokobal

Reporter : Theresia F.F Tekege

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *