PHP Dev Cloud Hosting

Sekda Deiyai: CPNS sebagai aparatur Negara, abdi Negara, dan abdi masyarakat

  • Bagikan

 

Deiyai, [WAGADEI]- Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Deiyai, Papua, Yan Giyai menegaskan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam mengemban amanah sebagai aparatur Negara, abdi Negara, dan abdi masyarakat.

 

“Beberapa hal yang harus dilaksanakan sebagai aparatur dan abdi negara, yakni harus mengempan tugas untuk melaksanakan tanggung jawab sebagaimana yang diamanahkan oleh negara. Sedangkan sebagai abdi masyarakat, mereka harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Yan Giyai kepada wagadei.com, Senin, [12/4/2021] di ruang kerjanya.

Sebagai pimpinan Pegawai ASN di Kabupaten Deiyai, Giyai menyebutkan, amanah yang luar biasa ini tidak semua orang mendapatkan kesempatan. Oleh karena itu, CPNS harus manfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab, dengan kejujuran, profesional, mempunyai integritas dan loyalitas.

Giyai mengatakan, tanda bersyukur yang baik adalah mengikuti aturan-aturan yang ada di kedinasan maupun yang ada di Kabupaten Deiyai. Kemudian loyal terhadap pimpinan, integritas.

“Harus bangga menjadi PNS. Karena bangga, maka tata cara, etika, pergaulan di masyarakat tolong dijaga. Itu tanda bersyukur yang paling sempurna kepada diri sendiri, keluarga, daerah dan Tuhan Allah,” ujarnya.

“ASN memiliki tanggung jawab dan konsekuensi yang wajib direalisasikan demi mewujudkan visi kabupaten Deiyai yang sejahtera dan bermartabat, ASN harus menjunjung profesionalisme, inovatif, kreatif, dan berikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” pesannya.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai CPNS harus bisa cepat beradaptasi dan membawa perubahan tempat kerja baru.

“Segera adaptasi, mengerti tupoksi, ikuti ritme kerja, sebagai orang baru bawalah perubahan ke arah lebih baik, jangan terbawa arus dengan sesuatu yang buruk,” kata dia.

Plt. Kepala BKPSDM Deiyai, Melianus Giyai mengungkapkan karena belum mengikuti prajabatan CPNS yang baru belum memahami sepenuhnya undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014.

“Sehingga perlu mendapat arahan agar tidak melanggar aturan dan netralitas. Mereka belum mengikuti prajab, saya rasa belum terlalu memahami, habis ini di prajabatan dan harus benar benar memahami aturan ASN,” katanya.  [*]

 

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *