PHP Dev Cloud Hosting

Bukan segelitir orang yang tolak DOB dan Otsus di Lanny Jaya

  • Bagikan

 

Wamena, [WAGADEI] – Ketua Departemen Pemuda Gereja Baptis di tanah Papua Sepi Wanimbo mengungkapkan orang yang melakukan aksi demonstrasi damai pada [18/3/2021] lalu di Lanny Jaya dengan agenda penolakan terhadap Otonomi Khusus [Otsus] dan pemekaran daerah otonom baru [DOB] bukan hanya segelintir orang. Namun murni dari rakyat dan mahasiswa.

 

Hal itu sekaligus menanggapi pernyataan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom dan Komisi III DPRD Lanny Jaya bahwa yang menggelar aksi hanya beberapa orang yang bisa dihitung dengan jari.

 

“Tetapi hadir sampaikan aspirasi keluhan rakyat itu adalah murni dari pemuda mahasiwa dan rakyat Lanny Jaya,”kata Sepi Wanimbo kepada wagadei.com, Sabtu, [3/4/2021].

 

Karena menurut Wanimbi, selama UU 21 Tahun 2001 tentang Otsus berjalan, kurang lebih selama 20 tahun yang merasakan baik dan buruknya adalah rakyat sendiri, bukan para pejabat.

 

“Sehingga selama ini apa yang dirasakan oleh rakyat itu, ya sampaikan secara jujur, transparan kepada lembaga terkait supaya bisah sampaikan isi hatinya kepada pemerintah provinsi dan pusat,” katanya.

 

Ia menegaskan, tak ada kepentingan politik karena yang hadir dalam momentum itu adalah mewakiki semua komponen mulai dari masyarakat, pemuda, dan mahasiswa dari distrik Beam sampai Kuyawagi.

 

“Ya tidak salahkan, tempat rakyat sampaikan aspirasi kepada DPRD adalah kantor DPRD,” ujarnya.

 

Sebagai pimpinan Pemuda Gereja Baptis di tanah Papua menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada ketua DPRD dan Ketua Komisi I juga beberapa anggota yang telah menerima aspirasi rakyat, selanjutnya diantar ke DPR Provinsi Papua.

 

“Lalu para elit politik lainnya sampaikan di media bahwa demo damai itu segelitir orang bukan mewakili rakyat Lanny Jaya lalu yang hadir sampaikan aspirasi itu bukan rakyat,” kata Sepi.

 

Ia berharap pemerintah daerah sekali-kali jangan menutup pintu ruang demokrasi, namun membuka selebar-lebarnya untuk sampaikan isi hati rakyat.

 

“Lalu menjawab sesuai kebutuhan,” ucapnya.

 

“Saya percaya ketika pemerintah daerah selalu membuka ruang demokrasih dengan baik pasti ke depan pembangunannya akan maju lebih sangat luar biasa dari daerah lain,” ungkap dia. [*]

 

Reporter: Yas A. Wenda

Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *