PHP Dev Cloud Hosting

Sejarah baru, Pj Bupati Nabire blusukan ke tiga asrama

  • Bagikan

Jayapura, ]WAGADEI] – Usai dr. Anton Tonny Mote dilantik sebagai Penjabat [Pj] Bupati Nabire oleh Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal di gedung negara, Senin, [29/3/2021] langsung melakukan blusukan ke tiga asrama yang berada di Kota Jayapura, diantaranya asrama putra Nabire di Padang Bulan, Kamkei dan asrama putri Nabire yang berlokasi di Perumnas II Waena, Kota Jayapura.

 

Tentunya, kunjungan kerja pertama ini menjadi catatan sejarah terbaru yang Dokter Mote lakukan demi sumber daya manusia [SDM]. Pasalnya, selama puluhan tahun Nabire menjadi kabupaten tertua di kawasan Saireri dan Meepago, tak ada seorang Bupati pun yang sambangi asrama tersebut. Sejumlah permohonan untuk dibangunkan asrama juga tak digubris, bahkan janji tinggal janji.

 

Lantas bagaimana dengan Pj Bupati Nabire yang kerjanya relatif singkat ini? Apakah ia mampu merubah wajah tiga asrama itu?

 

Pj Bupati Nabire, dr. Anton Tonny Mote mengatakan, blusukannya itu guna membangun kembali ataupun merenovasi ketiga asrama Nabire di kota studi Jayapura yang dibiarkan begitu saja oleh pemerintahan sebelumnya.

 

“Yang selama ini menjadi masalah bagi Pemda Nabire adalah masalah asrama. Hal ini kami senior-senior asal Nabire di Jayapura selalu mendengar, dan sering bahas di group WhatsApp. Nah, kesempatan ini saya salah satu senior yang tinggal di Jayapura, dilantik menjadi Penjabat Bupati Nabire untuk empat sampai lima bulan ke depan, mudah-mudahan dengan jabatan saya, saya bisa memberikan solusi yang terbaik terutama untuk masalah asrama,” ujar dokter Anton Tonny Mote.

 

Direktur RSJ Abepura ini mengatakan, pihaknya akan konsultasi dengan Dinas Keuangan, dan Bappeda. “Setelah itu kita akan lihat kedepan, minimal kita akan renovasi,” ungkapnya di hadapan para penghuni.

 

“Dan yang lebih utama bagi saya, kita harus usahakan agar asrama ini bisa layak untuk dihuni. Ya minimal agak layak,” katanya.

 

 

Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire [IPMN] se Jayapura Emanuel Makai, menharapkan Pemda Nabire wajib meninjau kembali semua aset seperti asrama yang kumuh ini.

 

“Ya kami harap dengan kedatangan Penjabat Bupati Nabire jangan hanya membawa diri, namun ini mewujudkan. Ini kerinduan kami,” kata Makai.

 

Lanjut Makai, jika apabila Pemerintah Nabire tidak mewujudkan maka dianggap telah ketertinggalan sisi pendidikan di kota studi Jayapura.

 

“kami mahasiswa Nabire siap tindak lanjuti ke tahap yang lebih lanjut lagi,” katanya.

 

“Kami sudah bosan dengan janji pemerintah, sekarang bapa sudah hadir sini, kami minta bukti rill, buktikan pekerjaan ini,” ungkapnya. [*]

 

 

Reporter: Yulianus Magai

Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *