Kadinkes Deiyai lulus disertasi program Doktor dengan nilai A+

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Calon doktor Kornelis Pakage, selaku Kepala Dinas Kesehatan [Kadinkes] Deiyai dari program studi Manajemen Universitas Cenderawasih [Uncen] Jayapura akhirnya dinyatakan lulus ujian prapromosi dengan memperoleh nilai 98 atau A+, Senin, [29/3/2021]. Kelulusannya itu pada tahap ke XIII tahun ajaran 2021/2022.

Selanjutnya Kornelis Pakage telah dinyatakan lulus ujian prapromosi berkewajiban memperbaiki naskah disertasi untuk diajukan ke Ujian Promosi Doktor pada Kamis, [1/4/2021] di auditorium Uncen Abepura, Jayapura.

“Terimakasih Tuhan, sebab engkau baik. Waktu demi waktu, tahap demi tahap, hingga pada hari ini tahap ke 13, ujian tutup dan lulus disertasi dengan nilai 98 atau A+,” kata Kornelis Pakage usai ujian kepada wagadei.com.

Prof. Dr. Yohanis Rante selaku promotor mengatakan, program doktor diarahkan pada lulusan yang memiliki kualifikasi mampu mengembangkan konsep baru dalam ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta mampu menghasilkan produk atau kajian inovatif dalam bidang ilmunya melalui kegiatan penelitian dan mampu melakukan sintesis atas berbagai perkembangan ilmunya.

“Ujian prapromosi merupakan kegiatan akademik terjadwal dalam rangka memberikan penilaian tehadap naskah disertasi calon doktor yang disusun atas dasar hasil penelitian yang telah mendapat persetujuan Promotor,” kata Rante.

Ujian prapromosi didahului dengan seminar hasil penelitian yang diselenggarakan secara terbuka. Ujian prapromosi dilaksanakan oleh Panitia Ujian prapromosi yang diusulkan oleh program studi dan diangkat oleh Rektor melalui Dekan atau Ketua Program.

Panitia ujian prapromosi terdiri atas promotor dan kopromotor serta para penyanggah (yang berasal dari pakar-pakar yang terkait dengan bidang keilmuan yang ditekuni calon doktor).

“Sebanyak-banyaknya tujuh orang menjadi penguji diantaranya Dr. Oscar O. Wambrauw sebagai Ko-Promotor, Dr. Jack H. Syauta sebagai Ko-Promotor, Prof.Dr. B. Kambuaya sebagai penguji internal, Dr. Ferdinand Risamasu sebagai penguji internal, Dr. Anita Erari selaku penguji internal dan Prof. Dr. Happy Labanyobing selaku penguji eksternal,” ujarnya.

Ujian prapromosi dipimpin oleh Ketua Program Studi atau yang ditunjuk oleh Dekan/Ketua Program.

Ia menegaskan, ujian prapromosi mencakup kedalaman materi penelitian, kemampuan analisis, penemuan hal-hal yang baru, aplikasi hal-hal atau pendekatan baru, kontribusi pada pengembangan ilmu.

“Ujian prapromosi berlangsung secara tertutup yang diselenggarakan dalam dua tahap, penyajian disertasi dan tanya jawab,” kata dia. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *