Panitia perayaan Natal IPMMEA resmi dibubarkan

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Akhirnya, panitia perayaan Natal Ikatan Pelajar Mahasiswa dan Mahasiswi Megaikebo Adauwo ( IPMMEA ) kota studi Nabire tahun 2020 secara resmi dibubarkan.

Acaranya berlangsung di aula asrama MEA di Kalibobo Nabire, Jumat, [12/3/2021]. Pihaknya mengusung tema ‘Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh’ sementara sub temanya ‘Yesus Kristus datang kedalam dunia gara-gara masalah saya dan saudara’ [Yeremia 1: 22].

Acara tersebut dihadiri Stevanus Magai, pembawa Firman Tuhan, Yudas Magai, pendiri IPMMEA, intelektual IPMMEA Marten Madai, Yohanes Mote, Yohana Mote, maupun ketua badan pengurus RPM SIMAPITOWA Lokal di Nabire beserta puluhan anggota dan orang tua.

Yohana Mote, selaku senior IPMMEA mengatakan, setiap tugas yang diberikan wajib hukumnya untuk bertanggung jawab. Sebab, dengan menunaikan tugas justru membentuk karakter orang.

“Jangan anggap biasa-biasa kegiatan seperti ini, orang lain sukses karena mereka belajar dari hal-hal seperti ini” ujar Debora Mote.

Ia juga mengingatkan kepada bawahannya agar jangan lupa ke tempat ibadah [gereja]. “Apabila kita tidak lupa ke gereja segala sesuatu milik saya dan saudara,” ucapnya.

Rekan senior lainnya, Yohanes Mote mengapresiasi panitia perayaan Natal IPMEA Nabire, pasalnya bagi dia telah sukses dalam tugas kepanitiaan.

“Panitia telah sukseskan kegiatan seperti ini, dan saya berpesan agar kedepannya kegiatan pembubaran seperti ini lakukan pada bulan pertama awal pekan,” kata Yohanes Mote.

Yudas Magai selaku pendiri IPMMEA menegaskan, jangan pernah menjadi penonton setia dalam suatu kegiatan agar tidak terlambat untuk memulai.

“Dengan demikian kepada adik-adik fokus belajar pada organisasi baik kepemimpinan, keberanian dan lain sebagainya. Agar anggota IPMMEA bisa belajar kepemimpinan melalui kegiatan yang akan datang,” ujarnya. [*]

Reporter: Musa Dumukoto
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *