Hentikan kekerasan terhadap Perempuan di Papua!

Manokwari, [WAGADEI] – Memperingati Internasional Woman Day pada 8 Februari 2021 di Manokwari, Forum Daney Mnukwar, Papua Barat menyeruhkan agar hentikan kekerasan terhadap perempuan dalam aksi ilmiah.

 

Kordinator aksi, Yohana Itlay mengatakan, dalam kegiatan ilmiah yang dipusatkan di kantor Dewan Adat wilayah III Bomberai itu dengan tema “Perempuan Papua berrsatu dan bangkit melawan penindasan”.

 

“Di kesat mata Forum Danel Manukwar melalui diskusi atau seminar ilmiah, banyak masalah yang terjadi di tanah Papua. Sehingga kami turun di jalan menggelar orasi ilmiah di lampu merah Bakaro Manokwari, Rabu, [10/3/2021].

 

Itlay mengatakan, pihaknya menuntut pemerintah agar segera sahkan RUU – PKS supaya tak terjadi marginal dan subordinasikan terhadap prempuan Papua.

 

Piguwi Mabi, salah satu orator mengakui, pihaknya melihat ketidakadilan terhadap perempuan yang terjadi di Papua, indonesia dan dunia seperti kekerasan rumah tangga.

 

“Kami mendorong supaya tidak ada lagi terjadi kekerasan diskriminasi seksual brutal terhadap anak-anak, remaja, dewasa bahkan terhadap semua perempuan di tanah Papua,” ujar Piguwi Mabi.

 

Pihaknya juga menuntut hentikan kekuasaan TNI dan Polri terhadap perempuan di pegunungan tengah Papua dan sekitarnya.

 

“Kami menolak militerisme terhadap mama-mama di Nduga dan Intan Jaya kerena selama ada operasi militer di sana, mereka tidak dapat tempat yang layak sebagai perempuan yang memberi asupan gizi atau makanan yang baik kepada anaknya,” ungkapnya.

 

Sambil berorasi, pihaknya membagi-bagi berbagai karangan bunga yang bertuliskan kata-kata motivasi bentuk hentikan kekerasan kepada pengendara di lingkup kota Manokwari. [*]

 

Reporter: Yosea Douw 

Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares