Petani sawah di Wita Waya butuh mesin industri modern

  • Bagikan

Wamena, [WAGADEI] – Dunia pertanian telah berubah. Kini jarang sekali ada yang masih menggunakan hewan sebagai tenaga penggerak. Sebagai gantinya, muncul beberapa mesin industri pertanian karena dinilai lebih praktis dan hemat waktu.

Namun petani sawah di Distrik Wita Waya, Kabupaten Jayawijaya sangat membutuhkan alat modern, terutama pengilingan padi secara modern.

“Penggilingan padi ini dilakukan tiga kali tahapan sampai menjadi beras, sehingga membutuhkan waktu tiga sampai empat hari,” mama Merri, salah satu petani saat panen, Jumat, [5/3/2021].

Ia berharap, pemerintah daerah setempat bisa membantu guna meringankan usahakan juga memajukan pertanian di lembah Baliem agar tersedia beras lokal yang dinikmati oleh masyarakat setempat.

Ia mengaku pekerjaannya sebagai pegawai ASN di Kabupaten Jayawijaya tapi lebih memilih untuk melakukan aktivitas di persawahan.

“Hari Senin sampai Kamis bekerja di kantor sebagai PNS, tetapi hari Jumat dan Sabtu pasti saya ke kebun,” ujar dia.

Ia memiliki lokasi sawah yang besar. Untuk menumbuhkan pertanian ia berharap pengangguran bisa kembali ke daerah untuk hidupkan potensi yang ada di Jayawijaya.

“Harus kembali ke kampung karena di sana bayak potensi yang bisa diangakat untuk kehidupan. Para petani yang dulu sudah jadi orang tua sehingga tidak ada lagi yang kerja,” katanya. [*]

Reporter: Yas A. Wenda
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *