Pemda Paniai mulai normalisasi kali Tuniyai pasca banjir bandang

  • Bagikan

Paniai, [WAGADEI] – Usai banjir bandang di kampung Uwibutu, Madi, Distrik Paniai Timur, Paniai yang terdampak banjir pada 73 rumah warga, kediaman Bupati, kebun warga yang kemasukan air, pecek dan potongan kayu mulai melakukan normalisasi kali kecil bernama Tuniyai yang menjadi malapetaka bagi warga Uwibutu pada Selasa, [19/1/2021] sore hari.

Hal itu dikatakan Bupati Paniai Meki Nawipa bersama rombongan ketika meninjau lokasi banjir di belakang kediamannya dan TK – SD Yapis Madi, Kamis, [21/1/2021] bahwa dalam banjir itu tidak ada korban jiwa.

“Kami tidak mau lama-lama kerja, mulai hari ini langsung normalisasi kali kecil ini. Itu supaya airnya bisa mengalir dengan jelas. Dan semua pohon, batu dan segalanya yang dibawa dari gunung ini kami mau timbun,” ujar Bupati Nawipa.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat setempat yang secara sukarela dan gratis memberikan tanah berukuran 8 x 3 meter untuk timbun semua barang bawaan ketika banjir. Nawipa menyatakan normalisasi ini sangat penting untuk dilakukan mengingat tingkat okupansi warga di bantaran kai cukup marak. Hal ini mengakibatkan terjadinya limpasan air, longsor, dan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Masyarakat luar biasa termasuk kepala suku dan kepala kampung dari Uwibutu karena mereka dengan gratis berikan tanah untuk timbun tanah, pasir, batu dan potongan kayu. Mereka juga mau agar musibah ini berlalu dengan cepat,” ucapnya.

Menurut dia, jika kali mulai normalisasi maka masyarakat tidak boleh lagi tebang kayu sembarangan, jangan buang sampah, dan akan dilakukan reboisasi hutan dan lahan secara sukarela antara Pemerintah, TNI, Polri, dan organisasi kemasyarakatan pasalnya Dinas Kehutanan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Papua.

“Tempat pembuangan sampah sudah kami sediakan di gunung Ekeitadi, jadi usai normalisasi ini kami akan pasang informasi pelarangan buang sampah dan pelarangan tebang kayu sambil kami tanam pohon,” katanya.

Ia menambahkan, mulai besok Jumat [22/1/2021] pihaknya akan menurunkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir sehingga ia menunjuk Pj Sekda Paniai untuk mengurus bantuan tersebut.

“Sembako besok diturunkan sesuai data yang kami peroleh. Jadi banjir ini gara-gara hujan yang lebat selama ini maka tidak ada salah dari masyarakat,” ucap Nawipa.

Tokoh masyarakat kampung Uwibutu Madi, Podadi Adii mengatakan, apapun yang dilakukan oleh Pemda untuk penanggulangan banjir bandang yang menimpah pihaknya tetap mendukung, bahkan serahkan lokasi untuk timbun lumpur dan kayu yang ikut terbawa arus.

“Kami mau semua aman, rumah sakit harus aman, sekolah harus aman, kebun, rumah dan kesehatan kami. Maka normalisasi ini kami seluruh masyarakat Uwibutu sudah sepakat berikan lokasi untuk timbun dan harus segera diatasi,” ujar Podadi Adii. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *