Memperpanjang Otsus Membangkitkan Nasionalisme Rakyat Papua Barat

  • Bagikan

Oleh : Goo Egedy

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa Otonomi Khusus [Otsus] akan diperpanjang dengan menambahkan dana. Sedangkan, pihak Orang Asli Papua [OAP] menolak Otsus, sekaligus meminta referendum. Antara Pemerintah Indonesia dan OAP terlihat saling tarik-menari [saling paksa]. Terlebih dari pihak pemerintah Indonesia, terlihat sedang memaksakan OAP. OAP mempertanyakan, sistem paksaan ini. Ada apa dibalik pemaksaan? Atau jangan-jangan berindikasi pemusnahan untuk OAP. OAP mencurigai, bahkan menilai demikian. OAP menilai bahwa memperpanjang Otsus sama artinya dengan menamatkan riwayat hidup OAP sendiri. Karena itu, yang paling penting adalah:

Pertama, Pemerintah Pusat sadar dan mengetahui bahwa OAP sudah benar-benar menolak Otsus. OAP menilai Otsus adalah gula-gula politik Indonesia untuk menghabiskan OAP di tanah sendiri. Karena itu, apa pun alasan, OAP secara sadar dan bertanggung jawab mengatakan Otsus gagal total dan tidak boleh dilanjutkan lagi.

Kedua, OAP tetap pada pendirian bahwa Otsus tolak. Sebab, di era Otsus tidak sedikit manusia Papua yang menjadi korban. Memperpanjang Otsus sama artinya dengan menghapus riwayat hidup manusia Papua dari atas muka bumi. Menghilangkan manusia Papua dari tanah leluhurnya sendiri.

Ketiga, jalan tengah yang diambil ada menggelar Referendum. Jakarta harus berani membuka diri, memberikan kesempatan untuk rakyat Papua melakukan jajak pendapat. Memberikan kepada rakyat Papua untuk melakukan pesta demokrasi tertinggi: memilih apakah dengan hati mau tinggal dengan Indonesia atau dengan hati membentuk negara sendiri.

Pemerintah Indonesia [Jakarta[ harus berani membuka diri dan memberikan kesempatan kepada OAP menyampaikan pendapat masing-masing secara terbuka, jujur dan umum. Pemerintah menciptakan waktu bebas kepada OAP untuk secara bebas melakukan referendum. Hanya dengan referendum, Papua tetap menjadi bagian dari NKRI, jika terus dilaksanakan, sekalipun dengan memperpanjang Otsus, Papua pasti akan segera lepas dari keutuhan NKRI, sebab Otsus makin membuat OAP tidak merasa bagian dari NKRI dan akan muncul gerakan-gerakan kemerdekaan Papua yang lebih radikal.

Untuk membendung perjuangan kemerdekaan Papua, tidak lain adalah dengan referendum. Otsus menyatukan pergerakan dan perlawanan rakyat Papua terhadap NKRI. Di mana memberlakukan Otsus sama artinya dengan membuka peluang-peluang dan ruang-ruang baru bagi OAP dalam usahan mencapai kemerdekaan bangsanya. Dengan memberlakukan Otsus, ya atau tidak, suka atau tidak, mau atau tidak, cepat atau lambat Papua akan merdeka, sebab Papua akan sadar akan penipuan, penindasan dan akan bangkit melawan penjajahan sampai merdeka.

 

*]Penulis adalah Guru Sekolah Dasar [SD] di Dogiyai

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *