Pemuda Kingmi, Baptis dan GIDI Se Pegunungan Tengah Papua dikukuhkan

  • Bagikan

Wamena, [WAGADEI] – Pemuda gereja segitiga antara Kingmi, Baptis dan GIDI se Pegunungan Tengah Papua dikukuhkan dengan masa layanan 2021-2026. Pengukuhan dilakukan di gereja Kingmi Imamet pada [17/1/2021] mereka diharapkan agar menyatukan para pemuda dari tiga Gereja itu untuk membawa ke jalan Tuhan.

Pendeta Simeria Yahuli, ketua Klasis GIDI Pegunungan Tengah Papua yang memimpin
ibadah mengambil tema ” Berbeda itu biasa, tetapi satu iman dalam Yesus itu luar biasa”,
terdapat dalam kitab Mazmur 133-1-3.

Simeria mengatakan para penginjil datang di Papua bukan untuk membeda-bedakan suku,
dan agama tetapi untuk menyatukan iman dalam Tuhan.

“Manusialah yang paling berharga di mata Tuhan, sehingga ia rela berkorban untuk menyelamatkan kita dari dunia yang gelap. Orang beriman itu harus menjadi berkat dalam pengabdian dan rela berkorban untuk bayak orang Yesus telah memberi teladan itu,” katanya dalam kotbah.

Sepi Wanimbo, pengurus Forum Pemuda Kristen Di Tanah Papua [FPK-TP] menyampaikan kesempatan hidup kita cari Tuhan karena di dalam Tuhan pasti ada jalan keluar.

“Segitiga telah berubah menjadi Forum Pemuda Kristen di Tanah Papua (FPK-TP) di
dalamnya ada Kingmi, Baptis, GIDI, GKI, dan Katolik. Beberapa bulan lalu degan resmi
dideklarasikan dan didoakan oleh Dewan Gereja West Papua di Sentani, Jayapura,” ujar
Wanimbo.

Ia berharap, kedepan akan melakukan kongres forum sehingga perlu adanya dukungan untuk sukseskan kegiatan itu dan selanjutnya akan dibentuk kepengurusan untuk memuliakan nama Tuhan.

Selain itu Ia juga meminta Pemuda Kristen ditanah Papua Menolak Vaksinasi karena banyak orang korban sehingga dilarang keras dan menolak vaknisasi itu.

Ketua Pemuda Segitiga Wendalibo Wenda mengatakan, wadah ini dibentuk untuk menyiapakan kader pemimpin Gereja, dan pemerintah karena kedepan ada di pundak
pemuda.

“Kedepan akan melakukan beberapa program seperti ibadah gabungan secara rolin dan
seminar-seminar.

“Rencana dalam beberapa bulan kedepan kami akan undang pembicara dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Ketua DPRD Mamberamo Tengah untuk menyampaikan materi dalam seminar. Itu supaya kader-kader gereja dan pemerintah akan lahir,” katanya. [*]

Reporter: Yas A. Wenda
Editor: Aweidabi Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *