Bersama orang tua, IPM MEA Nabire bahas dua agenda

Dogiyai, [WAGADEI] – Ikatan Pelajar Mahasiswa Mahasiswi Megaikebo Adauwo [IPM MEA] kota studi Nabire melakukan pertemuan dengan para orang tua di kampung Adauwo, Distrik Mapia Tengah, Dogiyai, Jumat, [1/1/2020].

Pertemuan yang melibatkan orang tua terutama kepala kampung Adauwo David Mote, dan puluhan senioritas dari Megaikebo Adauwo beserta ratusan masyarakat itu tentunya membahas tentang sumber daya manusia [SDM] terutama dua hal yakni pendidikan danasrama swadaya di Nabire.

Melkias Boma selaku pimpinan rapat mengatakan cetak manusia untuk masa depan
tentunya kerjasama semua pihak, apalagi soal pendidikan.

“Sudah ada gubuk di Nabire, sekarang kita bersama komitmen untuk bangun asrama swadaya. Agar firman Tuhan di dalam Kitab Amsal 18:21 ‘masa depan sungguh ada’ itu
terwujud,” ujarnya.

Menurut dia, pengumpulan uang dari sumbangan sukarela sebesar Rp 11. 935.000 dan kepala kampung David Mote membantu Rp 10 juta langsung serahkan kepada badan pengurus badan pengurus, pimpinan rapat beserta anggota IPM MEA di SD YPPGI Adauwo.

“Jadi uang yang terkumpul adalah Rp 21.935.000,” ucapnya.

Kepala kampung Adauwo David Mote, menyambut baik niat itu. Menurut dia, masih dalam bangku studi tanpa berpengaruh terhadap berbagai keburukan, anak-anak Megai dan Adauwo sebagai anak generasi muda bangsa Papua terus sekolah.

“Kami selaku orang tua sangat mendukung keinginan yang baik ini. Kami harap anak-anak
semua harus berpendidikan yang baik sampai sukses, terima ijazah dan SK,” katanya.

Ia mengatakan, agama, pemerintah, dan pendidikan penting bagi kamu. Anak-anak yag
sedang sekolah jangan hanya masuk satu jurusan, tapi penting juga masuk berbagai bidang seperti keguruan, kesehatan dan teknik.

Tokoh pemuda Damianus Magai berpesan kepada siswa dan mahasiswa agar kedepannya
bergandeng tangan bersama Tuhan , terus berkomunikasi dengan Tuhan.

“Sebab dari awal rapat pada dua tahun lalu sampai kini saat ini sudah aman dan lancar,”
kata Magai. [*]

Reporter: Musa Dumukoto
Editor: Aweidabi Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares