IPPM-YDM se Jayapura gelar Natal, dituntut rasakan kesederhanaan Tuhan

Jayapura, [WAGADEI] – Makna perayaan Natal dapat dilihat dalam pembuktian dengan kemampuan membangun solidaritas yang harus dimaknai sebagai lambang perjalanan hidup agama Kristiani.

Oleh karenanya, Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Yatamo Deiyai Miyo [IPPM-YDM] kota study Jayapura menggelar natal bersama di Youtefa, Kota Jayapura, Rabu, [16/12/2020]. Natal organisasi ini juga demi memperingati dan membesar hari  kelahiran Yesus Kristus sebagai penyelamat umat manusia di dunia.

Ibadah yang dipimpin oleh Ambros Boma, salah satu mahasiswa teologia di perguruan tinggio di Jayapura mengatakan di hari Natal ini Tuhan Allah mengutus putranya untuk menebus dosa umat manusia.

Pihaknya mengusung tema “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa supaya mereka bertobat.

“Natal ini juga bisa menjadi hari ketika kita merasakan kesederhanaan Tuhan. Seperti yang kita ketahui, Yesus dilahirkan hanya di sebuah kandang domba,” ujar Boma.

Menurut dia, hari Natal juga dimaknai oleh sebagian umat Kristiani sebagai momen spesial untuk bersyukur segala hal yang sudah diberikan oleh Tuhan dan momen untuk introspeksi diri.

Ketua panitia natal IPPM-YDM se Jayapura, Yohanes You menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih yang berlimpah bagi seluruh anggota dan juga pihak-pihak lain yang telah membantu menyukseskan acara ini. Saya juga memohon maaf terlebih dahulu, apabila dalam proses berlangsungnya acara ini ada kekurangan dari kami pihak kepanitiaan,” kata Yohanes You.

Ia mengajak semua warga agar acara natal dan tahun baru bersama dijadikan sebagai kesempatan untuk saling dan lebih mengenal satu sama lain.

Ketua IPPM-YDM se Jayapura Abisai You mengucapkan berterimakasih kepada panitia karena salah satu program jangka panjangnya bisa dilakukan.

Perayaan Natal kata dia, memang tak hanya melulu tentang perayaan yang meriah dan mewah. Tapi lebih ke bagaimana umat Kristiani terutama anggota IPP-YDM memahami makna dari Natal itu sendirii.

“Yaitu tentang kesederhanaan, kerendahan hati, dan kebaikan dari Yesus yang dapat menjadi panutan bagi umat-Nya,” ujarnya. [*]

Reporter: Enaakidabii Carvalho

Editor: Uka Daida

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares