Aneh! Penjemputan Rizieq Shihab bebas, RDP MRP dibatasi dengan Maklumat Kapolda Papua

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Terkait adanya maklumat Kepala Polda Papua Nomor Mak/I/2020 tentang rencana rapat dengar pendapat [RDP] pada masa pandemic Covid-19 dinilai masih ada diskriminatif dari penegak hukum di tanah Papua.

Hal itu dikatakan Laurenzus Kadepa, anggota Komisi I DPR Papua bahwa Majelis Rakyat Papyua [MRP] menjalankan sesuai amanah UU Otsus Tahun 2021 (pasal 77) yang bukan rahasia lagi bahwa nasib Otsus ada di tangan rakyat orang asli Papua [OAP].

“Kenapa ada maklumat Polda Papua terkait dengan pelaksanaan rapat dengar pendapat tentang Otsus Papua. Kenapa dibatasi jika lembaga Majelis Rakyat Papua itu hanya menjalankan tugasnya sesuai amanah UU Otsus Tahun 2021 (pasal 77), dan itu tenntunya bukan rahasia lagi bahwa nasib Otsus ada di tangan rakyat orang asli Papua,” ujar Laurenzus Kadepa kepada wagadei.com, Sabtu, [14/11/2020].

Kadepa juga membandingkan di Jakarta beberapa hari yang lalu ribuan  masa dari Front Pembela Islam  [FPI] menjemput Muhammad Rizieq Shihab Ketua FPI di bandara Soekarno-Hatta, namun Polri tidak batasi dan tidak keluarkan maklumat, karena ancaman penyebaran Covid-19 terbesar  banyak  di Jakarta.

“Kami ini wakil rakyat. Kami tidak mungkin tidur terhadap apa yang terjadi di masyarakat kita. Di Papua selalu ada diskriminasi dalam penangan masalah. Mahasiswa mau bicara masalah Otsus dan persoalan rakyat selalu dibubarkan paksa dengan alasan masa pandemi Covid19 dan juga terkait surat ijin aksi selalu dipersoalkan,” ungkapnya.

Sedangkan ia tegaskan, kelompok lain dengan agenda penolakan terhadap UU Omnibus Law, peresmian stadion PON dan kegiatan lain dibebaskan jalan.

“Semua ini tidak beres. Saya minta keadilan benar-benar ditegakan tanpa pandang kelompok merah atau putih. Mari segera evaluasi diri dan evaluasi institusi juga evaluasi Negara,” katanya. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *