BKN Masih Menunggu Data Resmi 20 Ribu Honorer Papua

Jayapura, [WAGADEI] – Badan Kepegawaian Negara atau BKN hingga kini masih menunggu data 20 ribu pegawai honorer yang akan diusulkan Pemerintah Provinsi Papua untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS. Hal itu dinyatakan Wakil Kepala BKN, Supranawa Yusuf di Jayapura pada Minggu (8/11/2020).

Supranawa menyatakan hingga kini BKN belum menerima data 20 ribu pegawai honorer dari Pemerintah Provinsi Papua maupun pemerintah kabupaten/kota. “Terkait itu semua, masih dalam proses, sebab kami  masih menunggu [data] dari provinsi dan 29 kabupaten/kota se-Papua,” kata Wakil Kepala BKN, Supranawa Yusuf di Jayapura kemarin.

Supranawa menyatakan masalah pengangkatan pegawai honorer di Papua itu sudah dibahas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB) dan BKN. “Pada prinsipnya, kami menunggu surat resmi dari pemerintah daerah kepada Menteri PAN & RB, kemudian diteruskan kepada BKN,” katanya lagi.

Baca juga: BKN : Tidak ada satupun yang bisa intervensi hasil tes CPNS

Supranawa menyampaikan formasi yang diisi dalam proses pengangkatan 20 ribu pegawai honorer menjadi PNS itu bergantung kepada kebijakan pemerintah daerah yang lebih tahu kekurangan pegawai di setiap daerah. “Nanti setelah kami tahu totalnya, baru dialokasikan,” ujarnya.

Menurut Supranawa, pada prinsipnya BKN Jayapura dan BKN Pusat hanya menunggu perintah Menteri PAN & RB. “Jumlah 20 ribu, ini semua tergantung dari analisa jabatan dan analisa beban kerja, kan nanti dihitung lagi kebutuhannya,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua, Nicolaus Wenda mengatakan saat ini pihakhya sedang memutahirkan data tenaga honorer dari pemerintah kabupaten/kota di Papua. “Kami diberi waktu sampai minggu kedua November untuk merampungkan semua [data] dan [meneruskan] semua data [itu] ke pusat. Saat ini data yang sudah masuk baru sekitar 7 ribu,” kata Wenda. (*)

Sumber: Jubi.co.id

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares