Mahasiswa asal Ekadide di Jayapura diharapkan jadi kreatif

 

Jayapura, [WAGADEI] – Di era digital ini
pelajar dan mahasiswa asal Ekadide, Paniai yang tergabung dalam wadah Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa serta Mahasiswi Ekadide di Jayapura dituntut harus menjadi pemimpin yang yang mampu bersaing dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi.

Hal ini diungkapkan salah satu tokoh intelektual suku Mee, Yosua Noakh Douw saat membawakan materi tentang peran mahasiswa gereja di kalangan generasi muda Papua dalam acara seminar sehari yang berlangsung di GKI Kingmi Imanuel Kota Raja Luar, Jayapura, Jumat, [6/11/2020]

“Mereka [pemuda asal Meeuwo] khususnya Ekadide kelak menjadi pemimpin yang memiliki kemampuan dengan didasari pada pengetahuan yang cukup dengan ketrampilan yang memadai dan juga menguasai bahasa asing serta dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi hari ini yang semakin modern,” ujar Douw.

Kesempatan itu, Douw yang bekerja sebagai pegawai ASN di Kabupaten Tolikara ini berharap mahasiswa harus takut akan Tuhan, agar kelak bisa menjadi pemimpin pilihan masyarakat dan Tuhan. Kata dia, di berbagai bidang harus mampu mempunyai pengetahuan, keterampilan dan menguasai bahasa asing yang disertai dengan pemahaman teknologi yang semakin modern.

“Hari ini pemuda mesti menyiapkan diri masing-masing dengan maksimal. Menyiapkan diri dengan keterlibatan melalui gereja, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus dan lainnya sehingga kelak dapat siap menjadi pemimpin yang berdampak baik dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Pemateri lainnya, Dance Nawipa, meminta pelajar dan mahasiswa Ekadide wajib belajar serius dengan cara membuka diri kepada orang lain sehingga kemampuan yang dimiliki dapat berkembang, sehingga dapat memajukan asal daerah.

Pada seminar itu Nawipa membawakan materi tentang pengembangan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan zaman.

“Harapan kami ke depan agar pelajar dan mahasiswa Ekadide di Jayapura agar dapat belajar dengan serius serta memiliki visi yang jernih, tekad yang kokoh, memiliki pengetahuan, dan menjalin hubungan komunikasi dengan orang lain untuk membuka diri,” katanya.

Menurut dia, untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki demi mamajukkan daerah asal Paniai pada khususnya dan Papua umumnya. [*]

Reporter: Yekerek Labewa
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares