Telah Diserahkan ke PT Pos Indonesia

Nabire, [WAGADEI] – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga [Dikpora] Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai mengatakan, pihaknya telah menyerahkan data mahasiswa kepada PT. Pos Indonesia [Persero] sejak dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Dogiyai melalui tim Covid-19 untuk pembagian dana bantuan langsung tunai [BLT].

Hal itu dikatakan Tebai sekaligus menjawab pemberitaan di Jubi edisi Selasa, [3/11/2020] yang disampaikan mahasiswa asal Dogiyai bahwa dana BLT sengaja tidak dibagikan, bahkan dianggap masuk di kantongnya Pemda.

“Dinas Dikpora diminta hanya data penerima dana BLT yaitu mahasiswa asal Dogiyai seluruh Indonesia, sehingga Dikpora telah menyerahkan data mahasiswa sebagai penerima dana BLT ke PT. Kantor Pos sebanyak dua blunder sesuai ketentuan yang ditentukan oleh Kantor Pos saat itu,” ujar Yudas Tebai kepada wagadei.com, Selasa, [3/11/2020].

Sejak dilakukannya MoU, menurut Tebai, sepenuhnya dana BLT untuk mahasiswa tersebut PT Pos Indonesia [Persero] yang mengelola.

Sebelumnya, Koordinator Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Dogiyai, Hengki D Mote, mengatakan anggotanya mencurigai Pemkab Dogiyai sudah menggunakan dana BLT tersebut sehingga tidak meneruskan kepada mahasiswa.

“Kami mencurigai bahwa dana BLT, Pemkab [Dogiyai] sudah pakai. Sebab kerja sama pemkab  dengan Kantor Pos, tidak pernah disalurkan sampai saat ini. Kami sudah mengecek langsung ke sana,” kata Mote, saat ditemui Jubi di Nabire, Senin [2/11/2020]. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares