KPU Nabire Gelar Debat Terbuka Pertama, Dihadiri Tiga Paslon

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Bertempat di aula LPP RRI Nabire, Jl. Merdeka, Sabtu, [31/10/2020], Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Nabire menyelenggarakan debat terbuka pertama bagi pasangan calon [paslon] bupati dan wakil bupati Kabupaten Nabire yakni paslon Yuvinia Mote – Muhammad Darwis, paslon Mesak Magai – Ismail Djamaluddin dan paslon Fransiscus Xaverius Mote – Tabroni Bin M. Cahya.

Ketua KPU Nabire, Wilhelmus Degey mengatakan debat terbuka kali ini bertajuk antara lain upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional, dan memperkukuh NKRI dan kebangsaan

Ketua KPU Nabire, Wilhemus Degey – Wagadei/Yamoye’AB

“Dengan adanya debat itu, para paslon dapat menyebarluaskan pengenalan profil, visi, misi, serta program kerja kepada pemilih dan masyarakat,” ujar Wilhelmus Degei dalam sambutannya.

Menurut Degey, debat terbuka tersebut diselenggarakan secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan lantaran masih pandemi Covid-19. KPU bahkan menyiarkan secara langsung melalui YouTube RRI Net Nabire dan akun Facebook KPU Nabire, sehingga memudahkan masyarakat umum untuk menyaksikan dari masing-masing tempat.

Paslon nomor urut satu, Yuda – wagadei/Yamoye’AB

Ia tegakan, ajang tersebut bukan untuk saling lempar-melempar persoalan namun menjawab semua pertanyaan yang disiapkan oleh tiga orang panelis yakni Titus Pekei dari budayawan, Ferri Kareth dari akademisi dan Suroso dari jurnalis.

Paslon nomor urut dua, Mesi – wagadei/Yamoye’AB

Sekretaris KPU Nabire, Michael Mote mengatakan, sesuai ketentuan, debat publik diselenggarakan paling banyak tiga kali di masa kampanye.

Paslon nomor urut tiga, Fans-Bro – wagadei/Yamoye’AB

“Tahun ini, KPU Nabire memfasilitasi debat publik sebanyak dua kali, yaitu Oktober dan November 2020. Yang pertama sudah kami selenggarakan, masih satu kali lagi,” katanya.

Ia menambahkan, debat publik merupakan ajang untuk mengenalkan lebih jauh dari sosok para paslon kepada masyarakat, sekaligus untuk mengemukakan visi, misi dan program kerja. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *