TNI dan Polri tak izinkan bangun markas di daerah pelayanan Gereja Baptis

Lanny Jaya, [WAGADEI] – TNI dan Polri tak diperbolehkan membangun markas di wilayah pelayanan Gereja Baptis Papua. Diharapkan sudah cukup dengan apa yang telah ada.

Hal itu ditegaskan Ketua Departemen Pemuda Gereja Baptis Papua, Sepi Wanimbo bahwa wilayah pelayanannya ibarat tempat warga berkebun,” ujar saat acara seminar dan KKR Pemuda Baptis di Melendik, Lanny Jaya, [19/10/2020].

Sepi melarang keras pembangunan Markas Koramil, Kodim, Polsek maupun Polres dalam bentuk apapun di wilayah pelayanan Baptis mulai dari daerah Beam hingga Kuyawagi.

Pasalnya, kata dia, seluruh rakyat Papua terutama di wilayah Lapago telah mengalami traumatis ketika kehadiran aparat keamanan. Warga Baptis merasa dengan kehadiran TNI dan Polri justru tergangu untuk beraktivitas, antar anak ke sekolah, berkebun dan aktivitas lainnya.

“Cukup dengan pos yang sudah ada di Makki, Pirime dan Tiom. Jangan lagi tambah di kampung-kampung dan distrik baru, arena di situ tempat warga Baptis lakukan pelayanan, tempat warga Baptis berkebun,” katanya.

Diharapkan, pemerintah pusat segera menarik pasukan organik dan non organik yang merajalela di Kabupaten Lanny Jaya. [*]

Editor: Uka Daida

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares