Pemda Dogiyai Diminta Tutup Tempat Hiburan Malam

 

Dogiyai[WAGADEI] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai agar segera menutup tempat hiburan malam yang berlokasi di jalan raya Nabire – Paniai atau depan kantor Bappeda setempat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Dogiyai, Agustinus Tebai kepada wagadei.com agar Pemkab menindaklanjuti dalam hal ini eksekutif telah memberikan surat teguran dengan Nomor 053/241/SET tentang segera penutupan dengan tengan waktu 14 hari yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa tertanggal 1 Oktober 2020.

“Tenggang waktu yang diberikan Pemerintah melalui surat teguran sudah lewat, sehingga kami minta eksekutif minta harus tegas dan segera ditutup,” kata Agustinus Tebai, Rabu, (21/10/2020).

Menurut Tebai, pihak DRPD juga mendukung dalam kebijakan teguran yang berujung menutup tempat hiburan malam di Dogiyai.

“Kami sangat memberikan apresiasi atas surat teguran dari Pemerintah. Perda sudah ada sehingga kita tinggal eksekusi dilapangan saja,”ujarnya.

Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa yang dikonfirmasi Jubi mengatakan, pihaknya sudah punya Perda Nomor 08 Tahun 2018 tentang larangan pemasukan, penyimpangan, penyedaran dan penyedaran serta memproduksi minuman beralkohol dan minuman oplosan lainnya.

Atas dasar itu, kata Dumupa, pihaknya telah menegur langsung kepada pemilik usaha tempat hiburan malam dan tempat penjualan minuman keras. Sebab, selama ini dirinya mencermati kondisi sosial masyarakat banyak terjadi masalah-masalah yang berdampak pada terganggunya proses pembangunan dan aktivitas masyarakat.

“Kami sudah layangkan surat kepada pemilik karaoke dan diskotik agar usahanya ditutup. Dan kami sangat melarang keras melakukan transaksi itu. Tidak boleh ada kegiatan negatif,” kata Bupati Dumupa. (*)

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares