Tiba di Timeepa, Pastor Nikolaus Wakei Dijemput Meriah Secara Adat

Timeepa, [WAGADEI] – Pastor kedua asal Paroki Kristus Penebus Timeepa, Dekenat Kamuu – Mapia, Keuskupan Timika P. Nikolaus Bida Maa Toutobii Wakei, Pr disambut meriah secara adat oleh umat delepan stasi dari paroki setempat pada Rabu, (14/10/2020) setempat melakukan berjalan kaki dari kampung Maagode selama empat jam lamanya.

Penyambutan imam kedua setelah Pastor Marthen Ekowaibii Kuayo, Pr yang saat ini jabat Administrator Diosesan Keuskupan Timika ini dilakukan dalam rangka perayaan Misa Perdana Tahbisan Imam Baru yang akan berlangsung pada Kamis (15/10/2020).

Sekitar pukul 09.22 WP, Pastor Niko bersama rombongan yang terdiri dari Ketua Dewan Paroki Kristus Penebus Timeepa Yanuarius Wakei, Abeth A. You wartawan dan beberapa umat dari stasi Dihoudimi.

Dari tempat penjemputan, Pastor Wakei berhenti di tiga tempat untuk melakukan penghormatan khusus yakni depan SD YPPK Timeepa, SMP Negeri Timeepa dan Puskesmas Timeepa, umat Katolik Paroki tersebut terlebih siswa SD dan SMP turut ambil bagian dalam penjemputan mengkawal perjalanan sang Bida Maa Toutobii hingga tiba di halaman gereja Katolik Timeepa.

Tampak Pastor Niko didampingi mama Petege, ibundanya dan bapak lainnya saudaranya juga perwakilan keluarga besar Petege dan Wakei turut serta dalam rombongan penjemputan ini.

Usai penjemputan, panitia persilahkan nyalakan lilin yang disediakan didampingi Pastor Paroki Timeepa P. Rufinus Madai, Pr, Frater Yohanes Kayame, Pr dan dewan Paroki.

“Ini lilin yang akan menerangi Papua,” ucap Pastor Niko dijemput tepukan tangan yang meriah.

Selanjutnya, Pastor Wakei dipersilahkan berkat rumah adat (Emaawa) sebagai tempat berkumpul dan berbicara serta mengambil keputusan untuk suatu tujuan.

Oleh panitia, para rombongan disuruh istirahat sejenak di pastoran, Imam bari diminta untuk berkati ternak babi yang akan dikurbankan pada keesokan harinya.

“Saya perciki air sebelum masuk ke dalam rumah yang didahului dengan tutur adat khusus, juga untuk perciki ternak babi agar berkat Tuhan selalu ada di Timeepa, Mapia, Meepago dan Papua,” katanya. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares