Umat Katolik Nabire jemput rombongan Uskup Agats dengan meriah

Nabire, [WAGADEI] – Ratusan umat Katolik yang berasal dari Dekenat Moni – Puncak, Paniyai, Kamuu – Mapia dan Teluk Cenderawasih dengan gembira ria menjemput kedatangan rombongan Uskup Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM, Administrator Diosesan Keuskupan Timika, P. Martin E. Kuayo, Pastor pertama suku Mee, P. Theo Makay, Pr dan imam Katolik lainnya di bandar udara Nabire dari Timika, Jumat, [9/10/2020].

Dari pantauan wagadei.com, rombongan tiba di bandara Nabire sekitar pukul 11.45 WP. Usai istirahat sejenak di ruangan VIP, para rombongan Uskup Murwito keluar menemui umat yang sejak tadi telah menunggu kedatangan pimpinan gereja Katolik Keuskupan Timika dan Agats ini.

Usai menemui, rombongan Uskup Murwito menaiki kendaraan yang disiapkan panitia, sementara umat lakukan tariak adat sambil berjalan kaki dari bandara menuju gereja KSK Meriam yang berjarak sekitar 100 meter.

Kedatangan Mgr. Aloysius Murwito, OFM dan Administrator Diosesan Keuskupan Timika P. Martin Kuayo, Pr dalam rangka pentahbisan dua imam Katolik yang baru, diantaranya Diakon Benyamin Magay, Pr dari Paroki Salib Suci Madi, Dekenat Paniai dan Diskon Nikolaus Wakei, Pr dari Paroki Kristus Penebus Timeepa, Dekenat Kamuu – Mapia.

Keduanya menjalani tahbisan Diakonat sejak akhir tahun 2019 lalu di gereja Katolik Katedral Tiga Raja Timika oleh Uskup yang bersangkutan bersama beberapa imam baru lainnya.

Ketua panitia pentahbisan, Stevanus Sirken mengatakan, kedua diakon akan ditahbiskan menjadi Imam Katolik pada hari Minggu, (11/10/2020) di gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Meriam Nabire bersama delapan Frater lainnya.

“Jadi Bapa Uskup Alo dengan Administrator Diosesan Keuskupan Timika Pastor Martin datang guna mentahbiskan dua Diakon menjadi Imam dan delapan Frater menjadi Diakon,” ujarnya kepada wagadei.com usai penjemputan.

Selanjutnya, ia menambahkan pihaknya melakukan gladi resik pada Sabtu, (10/10/2020) guna memantapkan persiapan tahbisan.

Ia memastikan akan menghadiri ratusan hingga ribuan umat Katolik, tamu dan undangan. Namun demikian, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares