Kopi asli Moanemani unik dan khas!

Oleh : Damoye Nor

PRODUK lokal kabupaten Dogiyai satu-satunya ada produksi kopi robusta dan arabika yakni kopi yayasan P-5 Moanemani. Jenis biji kopi moanemani didapatkan dari hasil pertanian para petani kopi, biji kopi yang dijual di pasaran, hanya terdapat 2 jenis varietas utama, yaitu kopi arabika (Coffea arabica) dan robusta (Coffea robusta). kedua kopi ini memiliki Perbedaan umum terletak pada rasa,daun dan kondisi di mana dua jenis kopi ini tumbuh.

Perbedaan variasi kopi, Arabica memiliki variasi rasa yang lebih beragam, dari rasa manis dan lembut hingga rasa kuat dan tajam. Sebelum dinikmati, aromanya seperti blueberry, setelah dinikmati, biji kopi Arabica beraroma buah-buahan dan manis, Robusta memiliki variasi rasa netral sampai tajam dan sering dianggap memiliki rasa seperti gandum. Biji kopi robusta sebelum disajikan beraroma kacang-kacangan.

“Kopi asli Moanemani” merupakan kopi yang menghasilkan dengan rasa bangga dan terhormat oleh para petani ditempat, yang berasal dari lembah Hijau Kamu, Moanemani yang kini dikenal dengan Dogiyai setelah pemekaran dari kabupatan induk Nabire.

Kopi asli moanemani merupakan salah satu keunikan atau keunggulan daerah yang mestinya membenahi sebab Ekonomi Rakyat kecil tak terlepas dari itu. Perkembangan penanaman kopi di Dogiyai saat ini, sudah tidak ada lagi yang bergerak dibidang itu, semangat untuk menanam kopi sudah musnah sebab dimanja dengan uang BBM, berbagai bentuk bantuan sebesar milyard yang mengalir dari pemerintah pusat [pempus] melalui pemerintah daerah [pemda) itulah akibat punahnya kopi kearifan lokal di Papua.

Kopi Moanemani adalah biji kopi murni dengan berkualitas istimewa diolah secara higienis menghasilkan kopi harum serta memberikan kenikmatan sejati. Kopi pilihan yang memadukan keunikan dan proses pasca panen yang bernuansa kearifan lokal untuk sajian produk kopi terbaik dan kenikmatan sejati.

Kopi tersebut diproduksi kabupaten Induk Nabire dengan beralamat Cendrawasih Jaya, Jl. Pontingku -Malompo. Kopi bubuk Cendrawasih berlogo “Peta Papua” dalam arti memberi keharuman nama Papua dari Moanemani, Dogiyai, Papua.

Sayangnya, Kopi bubuk Cendrawasih asal dari Papua yang menghasilkan oleh orang asli Papua. Namun, Generasi Muda Papua saat ini, tidak bisa ditiru atau melestarikan. Kopi asli Papua ini sekian banyak orang kenal dan menarik dengan harum, enak, serta memberi kenikmatan sejati. Kopi sosok tanam di Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya terutama negeri dibalik gunung namun abaikan begitu saja. Tidak ada perhatian dari pihak yang berwajib. Selain itu, Petani Papua kurang memahami penghasilan kebutuhan Ekonomi daripada kopi. Ini juga mereka tidak salah, salah adalah perlindungan lemah, tidak ada sosialisasi tentang pemanfaatan kopi dikalangan petani.

Soal rasa? Tanyakan pada mereka sudah pernah menikmati…

Hari ini pengiriman kopi 600 gr dari Moanemani ke Nabire melalui rute darat. Percaya, penikmat kopi tidak mempersoalkan harga bila aroma dan rasa serta keaslian benar-benar bisa dipertahankan.

Kopi Asli Moanemani benar-benar nikmat sobat dan jangan lupa belanja. Sangat disayangkan, Dukung kita lemah, semakin terlupakan, dan punah didepan kita.

Kopi Papua unik dan khas

Papua tanah subur menghijau dengan tumbuh-tumbuhan kearifan lokal. Sejauh ini terkenal di Papua wilayah Meepago dan Lapago penghasil kopi terbaik, unik, dan khas. Jenis-jenis kopi terbaik di Papua kondisi geografis yang tinggi itu membuat kualitas kopi Papua terus terjaga.

Inilah yang membuat kopi Papua unik dan khas. Apalagi “Kopi asli Moanemani” semakin tinggi tempat penanamannya, luas menghijau, dan Tanah yang subur.

Selain bebas polusi, bebas hama, dan proses perawatannya pun tidak memerlukan bahan/ pupuk kimia, seperti pestisida dan lain-lain. Akibat pupuk alamiah membuat kopi wangi dan terasa lesat ketika melekat di lidah. Jika sobat tidak percaya, langsung terjung ke petani kopi Papua dan bercakap-cakap tentang awal tanam hingga akhir panen.

Dib ini daftar nama-nama daerah di Papua yang diproduksi kopi seperti :
Kopi bubuk  Cartenz Papua, kopi P5 Moanemani (Dogiyai), kopi Pogapa Pone Papua (Jayawijaya-Wamena), kopi Bintang Papua (Intan Jaya), kopi cap Kasuari Papua (Pegunungan Bintang), kopi Mehak (Fak-fak), dan lain-lain.

Papua pu kopi murni bukan kaleng-kaleng.

*] Penulis adalah penikmat kopi lokal Meepago, Papua

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares