Dimuridkan Untuk Memuridkan

Jayapura, [WAGADEI] – Memuridkan diri sendiri terlebih dahulu, jauh lebih penting sebelum memuridkan orang lain. Karena orang lain akan mengikuti kita dari tingkah laku, kepribadian, dan apa saja. Hal itu sampaikan Serlon Yosua Pakage pada kegiatan diskusi publik dalam rangka penerimaan pemuda baru pada Komisi Pemuda Baptis Wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung di Gereja Baptis Yame Ekspo Waena, Kota Jayapura ini diusung tema “Dimuridkan Untuk Memuridkan” itu pemateri pertama disampaikan oleh Gembala Yoel Wabimbo dengan topik perkembagan pelayanan di tubuh pelayanan wilayah kabupaten dan Kota Jayapura.

“Mengenal siapa itu pribadi Tuhan, maka kamu akan mengetahui sebenarnya siapakah saya ini,” ungkap Pakage.

Pemateri terakhir oleh Kiss Kogoya, selaku ketua pemuda dengan topik perkembangan pelayan pemuda.

Ketua panitia penerimaan pemuda baru Odi Wenda menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan karena semua dapat dilaksanakan atas pertolongan Tuhan.

Menurut dia, panitia baru dibentuk namun dengan semangat dan kekompakan yang besar sehingga kegiatan cepat dilaksanakan.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari. Hari pertama kami melakukan ibadah pembukaan yang dibuka oleh ketua wilayah, hari kedua dijadwalkan untuk diskusi publik kami lakukan hari ini dan besok hari Minggu, [4/10], hari puncak penerimaan pemuda yang akan dilakukan di gereja baptis Yame,” kata Odi.

Pemuda yang diterima kata dia, sebanyak 85 orang itu dari beberapa Gereja yang ada di wilayah Jayapura dan kota yaitu Gereja Baptis Yame, Wahno,Ita Wakhu purom, Menehi, Ramogho Sentani, Iman Sabron dan Yahim.

“Kami berharap kegiatan ini tidak angap biasa biasa tetapi membawa dampak positif bagi pemuda baru dan seluruh pemuda wilayah Jayapura,” katanya.

Reporter : Yas Wenda
Editor: Uka Daida

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares