Pos TNI di Hitadipa diminta segera kosongkan

 

Nabire, [WAGADEI] – Gereja Kemah Injil (GKI) Klasis Hitadipa meminta kepada pihak terkait yakni Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, TNI dan Polri agak segera memindahkan pos TNI yang ada di Hitadipa.

“Atas nama 24 Gereja Kemah Injil, kami GKI Klasis Hitadipa minta bahwa pos TNI bisa dikosongkan atau dipindahkan ke tempat lain. Itu supaya jemaat kami sedang mengungsi bisa kembali ke masing-masing rumah,” ujar Pdt. Yahya Sani selaku penasehat Klasis Hitadipa kepada wagadei.com per selulernya, Jumat, (25/9/2020).

Ia juga meminta agar aparat keamanan tak boleh melakukan tindakan kekerasan kepada masyarakat sipil, sebab jemaatnya termasuk pihak korban.

Sekretaris GKi Klasis Hitadipa, Yusak Zanambani mengatakan, peristiwa penembakan Pdt. Yermias Zanambani pada 19 September 2020 sekitar pukul 16.00 WP dilakukan oleh empat orang TNI.

“Saksinya ada empat orang, yakni mama Miriam Zanambani, mama Yulita Zanambani, mama Yohana Zanambani juga beberapa warga,” katanya.

Menurut dia, jarak antara saksi dan tempat kejadian kurang lebih 50 meter. “Pendeta Yermias hembuskan nafas terakhir pada pukul 00.00 WP,” ucapnya. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares