Hipmaja tolak ukur pembangunan SDM di Lapago

Jayapura, [WAGADEI] – Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Jayawijaya [Hipmaja] se Jayapura menggelar konggres pemilihan badan pengurus ke IV di aula Museum Budaya Ekspo Waena, Kota Jayapura, Kamis, [10/9/2020].

Senius Hilapok, anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya membuka kegiatan tersebut mewakili Pemkab Jayawijaya. Ia mengatakan, wadah tersebut banyak menghasilkan produk sumberdaya manusia [SDM] di Jayawijaya, juga Lapago umumnya.

“Sebenarnya saya bukan mewakili pemerintah, tetapi kebetulan saya hadir sebagai senior yang bertumbuh di Hipmaja ini. Organisasi ini adalah tolak ukur pembangunan di pegunungan tengah Papua,” ujar Senius Hilapok dalam sambutannya.

Ia berharap keenam calon terpilih yang akan menjadi badan pengurus Hipmaja ke enam calon terpilih agar menjaga relasi antara sesama pengurus juga menjaga bawahan dalam memberikan kepercayaan untuk melakukan tugas dan tanggung jawab.

“Jangan bikin egois tinggi, tetapi bersatu untuk merubah pola hidup dan SDM Jayawijaya dari 328 kampung dan 40 distrik. Calon yang akan terpilih badan pengurus merangkul OKP, ikatan suku, ikatan distrik yang ada supaya organisasi ini selalu aktif,” ungakp dia.

Bila pengurus terpilih dilantik, ia meminta harus membangun komunikasi baik dengan Pemkab Jayawijaya agar kebutuhan mahasiswa seperti asrama, uang studi berjalan, studi akhir bisa dibantu.

“Karena pemerintah yang punya uang terutama pengurus komunikasi ke DPRD Komisi C,” ucapnya.

Itelektual Jayawijaya Paskalis Kosay menyampaikan konggres yang digelar merupakan satu langkah maju untuk modernisasi organisasi. “Artinya, organisasi ini membawa dalam semangat perubahan dalam segala bentuk seperti pemikiran, sikap, dan tingkah laku sehingga organisasi ini benar-benar maju,” ujarnya.

“Sebagai organisasi kemasyarakatan, pemuda, khususnya organisasi kedaerahan bisa bersaing dengan organisasi kepemudaan yang ada di tingkat Provinsi Papua,” katanya tegas.

Ia berharap pengurus yang terpilih harus punya visi peribadahan mampu membawa organisasi yang berdiri sejak lama ini ke arah mengikuti perkembagan dan dinamika zaman yang terjadi.

“Dengan demikian di bawa kepemimpinan bisa memberikan kontribusi yang baik terutama dalam mengkoordinir teman supaya mengarakan berfikir hal-hal yang positif agar tidak mengarakan kepada penyakit-penyakit sosial masyarakat seperti narkoba dan minuman keras,” kata Kosay.

Ketua Hipmaja Elius Wenda mengatakan siapapun yang akan terpilih wajib merangkul semua rekan dan siap kalah dan siap menang.

“Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui adalah pemerintah gagal karena banyak anak-anak Jayawijaya yang menganggur sehingga kedepan perioritaskan anak Jayawijaya dalam segi apapun karena yang membangun Jayawijaya kedepan adalalah anak Jayawijaya itu sendiri,” kata Wenda.

Ia mengatakan, akhir-akhir ini banyak mahasiswa yang pulang dengan jenazah, padahal orang tua sedang menungu ijazah.

“Organisasi sangat penting karena dari situlah kamu akan dibentuk menjadi pemimpin libatkan diri dalam Gereja dan Hipmaja,” katanya. [*]

Reporter: Yas A. Wenda
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares