Berakar semakin kuat, berbuah semakin lebat

 

Nabire, [WAGADEI] – Dalam perayaan acara ulang tahun yang ke 18 pada Sekolah Minggu Jemaat Tota Manaa Kingmi Nabire, Papua, Wakil Bupati Kabupaten Deiyai, Hengky Pigai memberikan ceramah Firman Tuhan kepada anak-anak Sekolah Minggu.

Kegiatan itu digelar di gedung Jemaat Tota Manaa Nabire, Selasa, [25/8/2020] dengan topik, ‘Berakar Semakin Kuat Berbuah Semakin Lebat’, sumber bacaan diambil dari Yesaya 37 : 31, Yohanes 15 : 8, 16.

“Kita menjadi anak-anak Tuhan, bukan karena pilhan kita, tetapi Tuhanlah yang memilih kita untuk menjadi anak-anak-Nya. Tuhan tahu siapa kita, itu sebabnya kita dipilih karena kita memberikan respon, yaitu kita percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi,” ujar Hengky Pigai, Wakil Bupati Deiyai dalam ceramahnya, Selasa [25/8/2020].

Dalam ke-Maha Tahuan-Nya, lanjut Pigai, Tuhan sudah memilih semua orang sebelum dunia dijadikan. Tujuan Tuhan memilih ciptaanNya adalah supaya umatNya menghasilkan buah yang kita minta kepada Bapa dikaruniakan kepada kita.

“Ciri orang kristen adalah harus berbuah, kalau tidak berbuah berarti mandul rohani, dan bukan murid Tuhan sejati, karena murid Tuhan harus berbuah,” katanya.

Dalam ceramah Firman, ia pun mengajak kepada anak-anak sekolah minggu Jemaat Tota Manaa yang hadir untuk tetap setia kepada Tuhan dalam pelayanan dalam Gereja untuk mengalami pembentukan rohani dan karakter.

“Setiap orang termasuk anda dan saya yang telah diselamatakan di dalam Kristus harus menjadi anggota diri suatu komunitas rohani, yaitu gereja lokal (GDS) supaya kita dibentuk secara rohani menjadi orang-orang yang melayani Tuhan. Jadi untuk melayani harus mengalami pembentukan rohani dan karakter,” ujarnya ajak.

Menurut dia, mengapa kita harus melayani Tuhan? Sesuai dengan apa yang terdapat di dalam Kitab Yesaya 43 : 10 – 13, 21, sebab kita adalah saksi-saksi Tuhan.

“Kita dipanggil untuk memberitakan kemasyuran Tuhan, bahwa Allah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat manusia,” katanya.

Reporter: Nomen Douw
Editor: Uka Daida

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares