Buchtar Cs langsung melayat Yuliana S. Yabansabara di Depapre

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Usai menjalani masa tahan di rumah tahanan [rutan] Balikpapan, Kalimantan Timur akhirnya para korban anti rasisme Papua dibebaskan. Mereka adalah Buchtar Tabuni ketua II Legislatif ULMWP, Agus Kosay ketua Umum KNPB, Steven Itlay Ketua KNPB Timika, dan Frengky Hilapok. Mereka empat tiba di bandar udara Sentani pada Sabtu, [22/8/2020].

Setibanya di bandara, Buchtar Tabuni langsung melayat sekaligus menghadiri ibadah pelepasan untuk makamkan atas meninggalnya Yuliana S. Yabansabara, S.H di kampung Waiya Pantai Amai Depapepe, Kabupaten Jayapura. Tabuni tiba pukul 13.23 WP.

Almh. Yuliana merupakan salah satu pengacara Hukum Papua bagi korban rasisme di Balikpapan.

Bucthar mengatakan, dirinya ke rumah duka dan mengikuti ibadah pelepasan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangan almarhumah Yuliana dalam mendampingi proses hukum tujuh tahanan politik [tapol] korban rasisme Papua di Balikpapan.

“Untuk menghormati mereka terutama Alm. Yuliana Yabansabra, sebagai bentuk penghormatan saya pergi melayat dan keluarga sedang menunggu kami di sana di Depapre,” ucap Tabuni kepada wartawan.

Tabuni mengatakan, pihaknya tak terduga akan ada berita duka pada masa pembebasan pihaknya, namun rencana Tuhan lain. Sehingga pihaknya menerima kenyataan itu.

“Sungguh kami tak sangka, kami kira akan bersua lagi. Tapi rencana Tuhan lain, kami terima kenyataan ini,” katanya sambil mencucurkan air mata. [*]

Reporter: Yas A. Wenda
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *