PHP Dev Cloud Hosting

Semua pihak wajib tolak miras di tanah Papua

  • Bagikan

 

Jayapura, [WAGADEI] – Guna meningkatkan hidup yang aman dan nyaman, maka Solidaritas Anti Miras dan Narkoba [SAMN] Provinsi Papua akan selenggarakan konggres penolakan miras di atas tanah Papua.

Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua [MRP] Yoel Luis  Mulait mengatakan, pihaknya memberikankan apresiasi atas gerakan sosial yang luar bisa sehingga semua pemangku kepentigan di Provinsi Papua harus mendukung penuh. Sebab banyak orang telah meninggal dunia lantaran Miras dan Narkoba.

“Kami mendukung penuh ketua MRP Timotius Murib sendiri menyampaikan bahwa semua anggota MRP dan seluruh rakyat Papua wajib mendukung penuh. Bukti dukungan penuh MRP telah mengeluarkan rekomendasi tertanggal 12 Agustus 2020 untuk mendaftar SAMN ke Kesbangpol. Untuk itu kami mendesak Kesbangpol Provinsi Papua segera daftarkan,” ujar Yoel di hotel Home Abepura, Rabu, [12/8/2020].

Menurut dia, solidaritas ini dimonitori oleh anak muda yang berpotensi di Papua. Sehingga gerakan ini perlu didukung oleh pemerintah. “Dan kami juga akan mengawal pendaftaran, langkah yang dilakukan oleh adik-adik,” ucapnya.

“Berharap pemerintah memberikan apresiasi dan dukungan jangan lagi pemerintah bersifat antipati, rencana ada perubahan Perdasi Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perda Miras dan Narkoba, kami berharap  solidaritas Anti Miras dan Narkoba dimasukan dalam perdasi,” ungkapnya.

Sebentara itu Anias Lengka, selaku Ketua Solidaritas Anti Miras dan Narkoba Kota Jayapura menyampaikan ucapan terimkasih kepada MRP, senior pendiri, OKP dan anggota solidartitas dalam rangka pembentukan panitia Kongres ke 1 Provinsi Papua.

“Kami minta dukungan kepada seluruhnya, karena apa yang diagendakan tidak lepas dari Perda No 1 tahun 2015 sehingga kepada pemerintah untuk mendukung penuh kegiatan ini,” kata Anias.

Untuk sukseskan kongres ini ia menambahkan, telah dibentuk panitia pelaksana konggres yang diketuai oleh Yopinus Longki, Sekretaris Yefta Lengka,  Bendahara Jane Tegai dan dilengkapi dengan bidang lain sesuai kebutuhan. [*]

Reporter: Yas Wenda
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *