KONI Kabupaten Deiyai lakukan verifikasi Cabor

Deiyai, [WAGADEI] – KONI Kabupaten Deiyai tak hanya mempersiapkan atlet, KONI juga melakukan menata pengurus cabang olahraga (Cabor) sehingga semakin baik dalam menjalankan organisasinya.

Untuk itu, KONI Kabupaten Deiyai sedang melakukan verifikasi terhadap cabor anggotanya. Verifikasi yang dilakukan meliputi tiga aspek yang diyakini akan membuat pengcab dan badan olahraga fungsional akan menggeliat melakukan pembinaan.

Ketua KONI Kabupaten Deiyai Lamander Edowai kepada wagadei.com mengatakan ketiga aspek tersebut meliputi sistem manajemen, sistem pembinaan dan sistem prestasi.

“Ada 18 cabor di Deiyai. Kami suruh mereka bawa SK dari pengurus cabang Provinsi Paniai, dirikan sekretariat dan pasang papan nama, buka nomor rekening atas nama Cabor. Dari ini akan ditotal nantinya yang ujungnya terkait dengan dana pembinaan yang diterima masing-masing Cabor,” ungkap Lemander Edowai, Rabu, [5/8/2020].

Menurut dia, fokusnya dibebankan pada sistem pembinaan. Dari aspek penilaian 10 diantaranya bagaimana pembinaan dijalankan oleh Cabor. Mulai dari program latihan, pembinaan klub sampai dengan pembinaan pelatih.

“Kami ingin Cabor melakukan program pembinaan lebih terinci dan terdata programnya, sehingga nantinya kita bisa memberikan masukan-masukan apa saja kekurangannya. Dari sini juga akan terlihat mana Cabor yang serius melakukan pembinaan dan Cabor yang melakukan pembinaan biasa-biasa,” ujarnya.

Untuk melengkapi berkas, pihaknya memberikan waktu selama seminggu, sehingga lusa, Jumat, (7/8/2020) merupakan hari terakhir. “Jadi kalau ada Cabor yang tidak bawa datang berkas berarti KONI anggap vakum dan batal,” katanya.

Sekretaris KONI Kabupaten Deiyai, Wilibrordus Pekei mengatakan, Cabor berskala besar seperti PSSI punya klub lokal banyak maka pihaknya akan dorong melakukan musyawarah daerah (musda), supaya masing-masing klub lokal supaya memilih pengurus secara transparan.

“Dan kami sedang melakukan kordinasi dengan PSSI Provinsi Papua untuk mengadakan musda,” ucapnya.

Ia menambahkan, dalam tahun 2020 pihaknya berencana melakukan sebuah pertandingan piala KONI namun belum tentukan waktu dan apa Cabor yang dilakukan.

“Kami akan lakukan pertandingan piala KONI, cabornya kami belum tentukan, nanti kami pengurus lakukan pertemuan dulu. Jadi dalam pertandingan kami akan libatkan dua kabupaten tetangga yakni Dogiyai dan Paniai,” katanya. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares