Bupati Paniai: CPNS formasi 2018 kuota hanya 373

Paniai, [WAGADEI] – Bupati Paniai Meki Nawipa menegaskan bahwa penerimaan CPNS formasi tahun 2018 di kabupaten yang dipimpinnya berjumlah 373 kuota.

Hal itu dikatakan sekaligus menepis tudingan banyak pihak atas berita yang dimuat di portal berita tirto.id berjudul ‘CPNS 2018: Kabupaten Paniai buka 466 formasi’.

“Itu tidak benar, penipuan publik. Tirto.id tidak pernah wawancarai saya. Yang benar, CPNS Paniai tahun 2018 itu 373 saja,” ujar Meki Nawipa kepada wagadei.com, Selasa, [4/8/2020].

Atas kuota itu, menurut Nawipa dirinya telah berupaya peserta tes CPNS Paniai wajib orang asli Papua (OAP) 100 persen.

“Kuota ini sangat kecil, dibandingkan dengan jumlah pengangguran yang tinggi. Melihat situasi itu, kami telah berupaya keras untuk mencapai tujuan bahwa khusus hanya OAP. Ini tidak boleh ada orang yang masuk,” ungkapnya.

Dilansir tirto.id Pemerintah daerah Kabupaten Paniai membuka lowongan CPNS 2018 sejumlah 466 formasi. Penerimaan CPNS di Kabupaten Paniai ini merupakan bagian dari seleksi nasional yang dilakukan secara serentak pada Rabu 19 September 2018.

Secara keseluruhan pemerintah menerima 238.015 CPNS untuk penempatan di pemerintah pusat dan daerah. Rinciannya, 51.271 formasi untuk penempatan di 76 kementerian/lembaga dan 186.744 formasi di 525 instansi daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 466 formasi tersedia di Kabupaten Paniai. Tiga formasi prioritas adalah tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Ketua Departemen Pemuda Gereja Baptis Papua, Sepi Wanimbo mengaku Bupati Paniai Meki Nawipa benar-benar mencintai OAP. Buktinya pada pengangkatan CPNS Paniai tahun 2018 ini semuanya OAP.

“Saya liat dari sekian kabupaten dan kota di seluruh Papua, hanya Kabupaten Paniai di bawah komando Bupati Meki Nawipa. Yang sangat mengerti isi hati rakyat Papua terlebih khusus Paniai. Sehingga dalam rekrutmen CPNS 2018 ini 100 persen diutamakan anak asli. Ini kebijakan yang sangat luar biasa sehingga kami patut memberikan apresiasi kepada beliau dan menjadi teladan yang baik bagi daerah lain di Papua,” ungkap Wanimbo. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares