Pasien positif C-19 Paniai dan Deiyai adalah anggota TNI yang baru datang

Paniai, [WAGADEI] – Di tengah bahayanya penyebaran Covid-19 banyak pihak justru takut bahkan tetap menjalankan protokol kesehatan, salah satunya tetap di rumah. Namun tidak bagi institusi TNI. Mereka malah melakukan rolling atau pindah tempat tugas.

Buktinya, anggota TNI yang telah lama bertugas di Deiyai dan Paniai ditarik keluar lalu dipindahtugaskan ke tempat lain, sementara yang baru datang ke daerah yang berada di zona hijau pada pertengahan Juli 2020.

Bupati Paniai, Meki Nawipa juga sebagai ketua umum penanganan Covid-19 Kabupaten Paniai kepada wagadei.com mengatakan, pihaknya telah melakukan rapid tes terhadap warga yang baru datang dari luar daerah yang dipimpinnya. Hasil dari itu pihaknya mendapatkan empat orang reaktif.

“Empat orang itu kami sudah kirim ke RSUD Nabire sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 di wilayah Meepago. Dan mereka sedang melakukan perawatan,” ujar Bupati Nawipa, Senin, [3/8/2020].

Empat orang tersebut, telah dilakukan swab tes dan dinyatakan positif virus Corona.

Ia mengatakan, untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19, pihaknya telah melakukan lockdown total. “Khusus untuk jalan darat kami sudah lockdown,” ucapnya.

“Seperti kendaraan dari Nabire, Dogiyai, dan Deiyai tidak lagi masuk di Paniai. Kami sudah palang total di depan RSUD Paniai. Jika mereka mau masuk di daerah kami, ya tentunya harus lakukan pemeriksaan rapid tes dulu,” katanya.

Sementara Kabupaten Deiyai juga mengalami nasib yang sama. Juru bicara Covid-19 Deiyai, dr. Arista Wuriyawan kepada Jubi mengatakan, pihaknya punya pasien delapan orang positif Covid19.

“Itu angota TNI yang baru datang dari Jayapura melaui Nabire. Tiba di Deiyai hari Selasa, 21 Juli 2020 kemudian Senin, 27 Juli itu kami lakukat rapid tes masal anggota TNI dari Kodim, Teamsus, dan Koramil sebanyak 126 orang,” ungkap dokter Arista.

Ia menjelaskan, positif rapid tes dari Kodim sebanyak 23 orang, 12 orang dilakukan swab di Deiyai dan hasilnya delapan orang positif covid, empat orang negatif. “Yang 11 orang langsung disuruh turun ke Nabire untuk suwab karena keterbatasan alat,” ungkap dokter Arista.

“Jadi untuk hasil dari delapan orang positif Covid-19 sudah diisolasi di RSUD Nabire,” ucapnya. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares