PHP Dev Cloud Hosting

Bumi Cenderawasih berduka, 15 orang meninggal karena C-19

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Salah seorang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua meninggal dunia, Kamis, [11/6/2020] setelah menjalani perawatan selama dua pekan.

Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) mengatakan, pasien yang meninggal itu seorang lelaki usia 50 tahun dengan penyakit penyerta kencing manis.

“Malam hari ini dapat kami sampaikan ada tambahan satu kasus kematian yang terjadi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Mimika. Petugas kesehatan kami kami telah memberikan pelayanan yang terbaik selama kurang lebih 20 hari, kepada beliau. Namun Tuhan berkehendak lain dan hari ini dinyatakan telah meninggal dunia. Atas nama Tim Satgas Covid Papua kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) saat memberi keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kamis [11/06/2020].

Berdasarkan data, dengan tambahan 1 kasus kematian ini, jumlah pasien Covid di Papua yang telah meninggal dunia adalah sebanyak 15 orang atau 1 persen dari total jumlah kasus.

Ia mengatakan, Kota Jayapura adalah daerah dengan kasus kematian terbanyak yakni 8 orang, menyusul Mimika 6 orang dan Kabupaten Jayapura 1 orang.

Sumule juga menjelaskan, per 11 Juni 2020, ada penambahan 22 pasien baru sehingga total angka kumulatif pasien Covid di Bumi Cenderawasih mencapai 1.169 orang, dimana 824 pasien sedang dalam perawatan, 330 orang dinyatakan sembuh, dan 15 orang meninggal.

“Sebanyak 22 kasus positif itu adalah 9 orang dari Mimika, 4 orang dari Biak Numfor, 1 orang dari Merauke, 4 orang dari Keerom, dan 4 orang dari Kota Jayapura. Kemudian, jumlah ODP sebanyak 3.283 orang, PDP sebanyak 767 orang,” kata Sumule.

Menurut Sumule, Satgas Covid Papua memberi perhatian khusus bagi daerah yang baru bertambah kasusnya setelah sekian lama tak ada tambahan kasus yaitu Merauke.

“Kami minta Pemda Merauke untuk tidak mengendorkan upaya-upaya pencegahan dan penanganan covid-19. Segera mengambil langkah-langkah taktis dan sistematis agar kasus baru yang muncul untuk dapat dicegah penyebarannya. Kami Tim Satgas Provinsi Papua siap memback up semua langkah-langkah yang diambil,” tegasnya. [*]

Reporter: Enaakidabii Carvalho
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *