PHP Dev Cloud Hosting

Penyaluran BLT, DPRD tegaskan jangan sampai orang asli Deiyai terlewatkan

  • Bagikan

Deiyai, [WAGADEI] – Pemerintah Kabupaten Deiyai diminta berhati-hati dalam penyaluran bantuan entah bahan makanan [bama] maupun bantuan langsung tunai [BLT] kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Jangan sampai terjadi tumpang tindih penerima, yang membuat ada warga yang memperoleh banyak bantuan, tapi ada pula yang sama sekali tidak mendapat bantuan, terutama orang asli Deiyai.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Deiyai Naftali Magai kepada Jubi, Minggu, [7/6/2020] bahwa seluruh bantuan mesti didata dan dipetakan.

“Jadi sebelum bagi bantuan, terutama BLT saya harap terlebih pemerintah harus mendata dengan baik dulu, ini menjaga kemungkinan besar tidak ada yang dapat BLT itu,” ujar Naftali Magai.

Menurut politikus PKB ini, sebab BLT juga merupakan sumber dari Dana Desa [DD]. Berarti tidak ada cerita bahwa warga Deiyai tertentu dilewatkan.

“Sumber BLT dari Dana Desa, tapi datanya tumpang tindih. Ada beberapa desa kesulitan menentukan calon penerima karena kuotanya sedikit, sedangkan jumlah yang harus diberi begitu banyak. Kami harap Pemerintah Kabupaten Kabupaten Deiyai betul-betul mencermati hal ini. Jangan sampai ada orang miskin yang tertinggal,” ungkap Magai.

Ketua Komisi A DPRD Deiyai Hendrik Onesmus Madai mengatakan, masing-masing bansos ini berbeda, ada yang tunai dan ada yang berbentuk bahan pangan. Waktu pengalokasikan dan nominalnya pun berbeda-beda. Menurutnya, hal tersebut rawan menimbulkan masalah.

“Ada juga potensi ketegangan antara warga yang tidak puas, dengan perangkat-perangkat di desa yang dianggap terlibat dengan pendataan,” katanya.

Karena itulah, Onesmus Madai mengarahkan agar pencairan BLT segera dilakukan setelah melihat pemerataan data dan nominal bantuan-bantuan sosial yang lain.

“Biar memenuhi rasa keadilan masyarakat, BLT segera dibagikan juga sekaligus dengan bantuan bahan makanan. Untuk apa lama-lama begini. Virus Corona sudah mau berakhir,” katanya.

Bupati Deiyai Ateng Edowai mengaku pihaknya tengah menyiapkan semua bantuan entah bama maupun BLT sehingga dalam waktu dekat akan disalurkan.

“Khusus untuk dua distrik, Bouwobado dan Kapiraya sudah kasih sebulan lalu. Hanya tiga distrik di pinggiran danau Tigi saja yang belum. Pasti dalam waktu dekat,” kata Edowai. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *