Covid-19 masih eksis di planet ini

  • Bagikan

Oleh : Emanuel Muyapa

VIRUS Corona Disease Vovid-19 adalah salah satu wabah mematikan yang masih eksis hingga hari ini di setiap titik dunia ,Virus korona terjadi sejak akhir tahun 2019, bermula di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Virus ini diduga bersumber dari kelelawar yang menular ke hewan lain sebelum melompat ke manusia.

Meski bentuknya mirip dengan SARS virus ini berbeda sehingga dinamakan SARS-CoV-2  atau Covid-19 (penyakit akibat virus korona 2019).

sebagaimana infeksi korona lain, tampilan klinisnya dari tanpa gejala, gangguan pernapasan ringan, pnumonia sampai gangguan pernapasan parah, gagal ginjal serta kematian. Penularan juga lewat percikan cairan dari bersin dan batuk. Masa inkubasi sekitar 2-14 hari, rata-rata gejala tampak pada hari ke-5. Berbeda dengan SARS dan MERS yang menular saat penyakit mulai parah, pada Covid-19 orang sudah bisa menularkan pada tiga hari pertama kena virus.

Namun, berbeda dengan SARS dan MERS yang menular saat penyakit mulai parah, pada Covid-19 orang sudah bisa menularkan pada tiga hari pertama kena virus. Akibatnya, laju penularan Covid-19 sangat tinggi. Jika SARS sekitar 3, MERS kurang dari 1, laju penularan Covid-19 adalah 1,4-2,5.

Pengendalian wabah sangat tergantung dari kewaspadaan, kesigapan dan kesiapan infrastruktur kesehatan sejak dari manajemen pemerintah pusat dan daerah dalam menerapkan upaya kesehatan masyarakat, hingga ke fasilitas dan tenaga kesehatan dalam merawat penderita. Dunia telah menjadi satu kesatuan akibat tingginya mobilitas manusia dan barang. Karena itu, tidak ada lagi penyakit negara lain, kita semua bisa terkena.

Hal lain, kita harus melakukan tugas utama manusia, yakni menjaga keseimbangan alam. Dengan mengonsumsi segala sesuatu secukupnya, makan hanya yang benar-benar aman dan sehat. Dengan demikian, bisa mengurangi kemungkinan lompatan virus dari hewan liar ke manusia.

B. Tambahnya pasien positif Covid-19 kalahkan pasien sembuh

Sejak virus mematikan hadir di dunai,manusia sempat anggap remeh dengan virus yang satu ini ,karena jumlah pasien yang terinfeksi cukup dibilang sedikit. Namun, hari lepas hari kelihatannya Covid-19 mengalami perubahan atau dinamika dalam berkembang dari titik yang A ke titik B hingga hampir ke titik Z pada saat ini.

Data -data pasien pada tiap hari meningkat  hingga Pesien yang terinfeksi corona mengalahkan pasien sembuh dalam jumlahnya. Setiap media Lokal, nasional dan internasional penulis melihat banyak sekali berita-berita terkait peningkatan pasien dengan terinfeksinya Covid-19  yang selalu di update dalam menjalan beberapa bulan ini.
Sebagaimana data yang di ringkas oleh penulis per 26 mei 2020 penularan virus corona sudah menjangkiti hingga 5,575,234 kasus di seluruh dunia.

Dari semua total kasus itu tercatat sebanyak 347,123 meninggal dunia dan sebanyak 2,356,338 kasus berhasil sembuh. Indonesia masih berada di peringkat 32 besar negara yang terjangkit virus corona.

Dan peringkat pertama penularan virus corona dengan jumlah terbanyak masih dipegang oleh Amerika Serikat .

1. Amerika Serikat 1,705,179
2. Brasil 370,060
3. Rusia 353,427
4. Spanyol 282,480
5. Inggris 261,184
6. Italia 230,158
7. Prancis 182,942
8. Germany 180,789
9. Turki 157,814
10.India 144,941
11. Iran 137,724
12. Peru 123,979
13. Canada 85,698
14. China 82,985 dll.

Dengan melihat data-data ini sebagai manusia tentunya akan sadar bahayanya corona virus (disease covid 19) yang sedang menjakangkiti mayoritas penduduk dunia. Selain itu,data-data tersebut memeperlihatkan kita untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pencegahan virus corona.

Negara Amerika  menduduki negara yang nomor 1 dengan jumlah terinfeksinya covid-19 di abad ke 21 ini, memang sejak awal AS sudah di kenal sebagai negara adikuasa dalam  teknologi dunai . selain  itu Rusia, Cina  bahkan Negera lain juga menduduki  peringkat berikutnya. Negera -negara tersebut sudah di ketahui sebagai panutan dalam perkembangan dunia namun kini kehadiran virus korona mangganggu berbagai sektor.

Pada beberapa pekan lalu Ilmuan Pakistan sempat  curigai bahwa Covid-19 adalah senjata biologi oleh AS karena kepentingan Perekonomian dunai, Professor Dr Atta-ur-Rahman, yang mendapat gelar Ph.D dan Sc.D. kimia murni dari King’s College, Cambridge. Sempat menyebutkan bahwa Virus corona di ciptakan di salah satu laboratorium AS. Namun hingga saat ini secara spontannitas Covid-19 sedang memakan ribuan nyawa penduduk AS.

Perkembangan Virus tidak bisa dihentikan dengan cara lain, selain cara Tuhan sehingga penulis ajak mari kita mengasosiasi komunitas kehidupan kita untuk tetap berdoa dan selalu bersyukur kepada Tuhan dalam setiap saat agar Tuha menghilangkan Covid-19 dalam waktu yang dekat!

C. Belum ada kepastian hilangnya Covid-19

Orang yang terinfeksi dengan Covid-19 selalu di konfirmasi oleh WHO meningkat tertembah pada tiap hari, tanpa di batasi oleh sesuatupun. Banyak ilmuan telah,sedang dan akan terus meriset viksin bahkan kapan akan hilang wabah mematikan ini namun hingga hari ini belum ada kepasitian yang tepat. Banyak berita tentang penemuan viksin atau obat Corona virus telah penulis jumpai dalam beberapa bulan ini kelihatannya semua tidak  terkemuka di seluruh pelosok dunia (hanya diviralkan di suatu bangsa atau negara), Sehingga ini dapat di pastikan belum ada obat untuk mencegahnya secara universal, selain itu, kapan akan hilang korona virus juga belum bisa di pastikan.

Wakil kepala medis Inggris Jonathan Van-Tam sempat mengatakan kemungkinan terburuk terkait proses pengembangan vaksin Virus Corona COVID-19.”Kami tidak yakin kami akan mendapat vaksin,” ujarnya, seperti yang dilansir dari The Guardian pada beberapa waku lalu.
Namun, apa yang ia ucapkan semata-mata adalah bentuk kewaspadaan yang tidaklah salah Sehingga apa yang akan terjadi di masa mendatang kita mesti ikuti dan kutip yang baik dan buruk di lewatkan.

Terlepas dari itu penulis bukan seorang peneliti atau Ilmuan namun hanya sepatas tulisan ini yang penulis mau dedikasikan dalam artikel ini.

D. Kesimpulan

Sudah lama virus  korona menjelajahi dunia hingga hari ini masih eksis, Bagaimana pun kondisi kita ,hal ini adalah salah satu kewajiban kita yang kita perlu tanggung jawab dalam menjalani kehidupan yang fana ini.

Sebagai manusia yang punya perasaan dan peka terhadap kehidupannya tentu akan mengikuti apa yang akan jadi terbaik dalam  hidupnya. Sehinggan penulis tidak ragu bahwa setiap manusia akan melakukan yang terbaik dalam upaya mengambil langkah priventif untuk menghilangkan covid-19 ini dari Planet ini.

Namun juga, penulis mengajak agar kita lakukan beberapa step yang menjadi peran penting dalam upaya mencegah Covid-19 hingga hilangnya eksistensinya di planet ini, sebagaimana yang di lansir dari laman resmi WHO & FIFA :

Tangan

Cucilah tangan sesering mungkin dengan sabun atau hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol.
Mencuci tangan dengan baik dan benar, dengan air mengalir, serta setidaknya selama 20 detik akan membunuh virus yang ada di tangan. Kelihatannya memang remeh, namun hal ini amat penting untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Siku

Tutupi hidung dan mulut dengan siku ketika bersin atau batuk. Jangan gunakan tangan atau telapak tangan untuk menutup mulut. Pilihan lainnya, Anda dapat menutupi mulut dengan tisu ketika bersin dan batuk. Kemudian, buang tisu tersebut dan segera cuci tangan Anda.

Virus corona COVID-19 menyebar melalui droplet dari bersin atau batuk. Dengan menerapkan etika seperti ini, Anda dapat mencegah orang lain agar tidak terkontaminasi virus, seperti virus flu ataupun corona.

Wajah

Hindari untuk menyentuh wajah, terutama area mata, hidung, dan mulut untuk mencegah virus masuk ke tubuh anda.

Tangan kita biasanya menyentuh banyak hal dan belum tentu bebas dari virus. Jika terkontaminasi, tangan yang menyentuh area wajah berpotensi memindahkan virus yang tadinya berada di tangan ke dalam tubuh.

Jaga jarak

Ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain, jaga jarak atau lakukan physical distancing.

Jarak yang direkomendasikan setidaknya dalam radius satu hingga tiga meter dari orang lain. Dengan menerapkan physical distancing, Anda akan terhindari dar droplet orang lain, jika ia batuk atau bersin.
Kenali gejala-gejalanya

Jika anda sakit, merasa tidak enak badan, atau meriang, maka tinggallah di rumah. Ikuti aturan kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pihak kesehatan daerah Anda.

Apabila terkena demam, batuk-batuk, dan kesulitan bernafas, segera cari bantuan kesehatan. Anda harus sadar dan mengetahui penyebaran virus di daerah Anda. Ikuti instruksi spesifik dari pusat kesehatan untuk menjaga dan mencegah transmisi virus dan penyebaran COVID-19.

Dengan demikian,bertindaklah hari ini untuk melawan COVID-19 sebab wabah ini jago dari pada wabah yang lain!

*] Penulis, salah satu siswa di Papua yang sedang melawan Virus Corona

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *